SWARAID, PALEMBANG : Mendekati tutup buku, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 Kota Palembang masih sangat minim.
Hingga akhir November ini serapan APBD Kota Palembang 2021 baru mencapai 59 persen, hal ini disampaikan langsung Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, Rabu (24/11/21).
Menurutnya, berdasarkan hasil laporan yang diterimanya, serapan APBD kota Palembang masih berada level menengah dengan persentase baru mencapai 59 persen.
Sehingga pada rapat evaluasi penyerapan APBD Kota Palembang 2021 bersama Menteri Dalam Negeri beberapa hari yang lalu, di ambil kesimpulan Pemkot Palembang mesti mempercepat penyerapan anggaran, karena berkaitan dengan pemulihan ekonomi.
“Di Sumsel memang rata-rata rendah. Nah, Palembang di tingkat Sumsel sudah lumayan, tapi diminta untuk dipercepat lagi,” katanya.
Dengan waktu yang tersisa satu bulan untuk melakukan percepatan. Ratu Dewa masih optimis Pemkot Palembang masih dapat mengoptimalkan serapan APBD Kota Palembang 2021 hingga akhir tahun nanti.
Menurutnya, kendala yang terjadi hingga kini hanya bersifat teknis saja. Sedangkan, penerapan di lapangan sudah terserap optimal.
Dia mengaku kendala yang dialami saat ini, yaitu terkait penginputan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang yang masih lambat. Sehingga, persentase serapan masih tidak optimal.
“Untuk persentase serapan di OPD rencana akan kami evaluasi beberapa waktu ke depan. Tapi, secara umum serapan APBD Palembang baru 59 persen,” pungkasnya.













Komentar