oleh

Rapat Paripurna, Pemkot Naikkan RAPBD 2021 Sebesar 148,91 Miliar

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :319 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (20/11/20) :  Rapat paripurna ke 17 MP III Tahun 2020 yang diagendakan pada Senin (16/11/20) lalu dan tertunda hingga Jumat (20/11/20) dikarenakan sejumlah Anggota DPRD Kota Palembang sedang berada di luar daerah.

Rapat paripurna tersebut membahas tentang penyampaian Raperda tentang APBD tahun anggaran 2021 oleh Walikota Palembang, dan Penambahan Program Pembentukan Perda (PROPEMPERDA) tahun 2020.

Dalam rapat paripurna ke 17 MP III, Walikota Palembang H. Harnojoyo menyampaikan langsung wacana rancangan Pemerintah dalam meningkatkan anggaran pembelanjaan daerah.

Harnojoyo dalam sidang menyampaikan penambahan anggaran tersebut guna meningkatkan kuantitas perencanaan anggaran, kredibilitas, dan efesiensi penggunaan anggaran.

“Belanja daerah disusun untuk mendanai pelaksanaan urusan Pemerintahan Daerah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Palembang. Rincian anggaran pembelanjaan daerah dan program pengesahan standar minimal perangkat daerah dalam perencanaan perangkat daerah yang ditetapkan dan target pencapaian dari setiap kinerja dari setiap program.” Terangnya.

Selanjutnya Harnojoyo yang baru-baru ini menerima penghargaan Kepala Daerah Inovatif, Best government Of The Year. Dalam penyampaiannya pada sidang paripurna tersebut menuturkan perihal pengalokasian belanja daerah pada RAPBD 2021 mangalami kenaikan sebesar Rp.148,91 M dari anggaran APBD tahun 2020.

Baca Juga :  Abdul Rizal : PD Pasar Telah Capai Target Kontribusi Pada PAD Kota Palembang

“Selain tetap memprioritaskan anggaran dalam bidang pendidikan dan kesehatan berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan, Pemerintah Kota Palembang juga mengalokasikan untuk anggaran program dan kegiatan terkait dengan sinkronitas pembangunan nasional.” Sambung Harno.

Berikut RAPBD tahun 2021 Pemerintah Kota Palembang yang berjumlah  Rp 4.33 triliun

1. Belanja operasi senilai Rp. 3.2 triliun

2. Belanja modal senilai Rp. 975.24 miliar

3. Belanja tak terduga senilai Rp.127.3 miliar

Selain itu Harnojoyo juga menyampaikan, anggaran pembiayaan daerah yang merupakan anggran yang ditetapkan dalam struktur APBD untuk menutupi defisit dan surplus yang dihitung dari penerimaan pembiayaan dan pengelolaan pembiayaan, dan selisih dari penerimaan dan pengelolaan pembiayaan.

Dan pada  RAPBD tahun 2021 sebesar Rp.156.35 miliar yang bersumber dari penerimaan anggaran pembiayaan daerah terdiri dari anggaran provinsi sisa lebih dari perhitungan tahun sebelumnya sebesar Rp.40.35 miliar dan penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp.116 miliar.

Terakhir walikota Palembang H. Harnojoyo ketika diwawancarai  SWARAID setelah rapat paripurna menuturkan bahwa terdapat kenaikan anggaran yang tidak begitu signifikan. Dan berharap agar secepatnya dilakukan pembahasan oleh DPRD Kota Palembang

Baca Juga :  Tumpukan Sampah Cemari Sungai Musi

“Alhamdulillah hari ini kita selesai atas pembahasan anggaran tahun 2021, dan bersyukur ditengah tengah pandemi ini kita bandingkan anggaran pendapatan kita perubahan kemarin di tahun 2020 tetap naik walaupun tidak signifikan. Dan mudah-mudahan setelah kita melakukan sidang paripurna, penetapan anggaran prioritas sementara untuk tahun 2021 ini semoga dibahas di DPRD tepat waktu sehingga bisa berjalan dengan sesuai sebagaimana mestinya”. Tutupnya.

Komentar

Berita Lainya