Selasa, 28 September 2021 13:21 WIB

IPO Holding BUMN Tambang MIND ID Jangan sampai mengaburkan Pasal 33 UUD 1945

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :167 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (28/09/2021): Kementerian BUMN selaku Pemegang saham berencana melepaskan saham Holding BUMN pertambangan, MIND ID di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi tersebut dilakukan usai pemisahan Inalum Operating dari Induk Holding. Upaya pemisahan Inalum Operating dan MIND ID ditargetkan terealisasi pada akhir 2021 atau awal 2022. Saat ini, proses penggodokan tengah dilakukan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

Hal ini ditanggapi oleh Kiki Rizki Yoctavian selaku Pengamat BUMN,

“Baiknya jangan tergesa-gesa untuk melakukan IPO terhadap MIND ID karena semua yang tergabung telah melakukan IPO. Sebagai induk holding pertambangan ada baiknya 100% sahamnya tetap dikuasai pemerintah. Ini menjaga amanat UUD 1945 pasal 33”, usul Kiki Rizki Yoctavian yang pernah menjabat sebagai Komisaris PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

“Saya setuju bahwa spinoff Inalum dijalankan agar fungsinya semakin baik untuk menuju IPO Ini sudah berjalan seperti apa yang direncanakan Kementerian BUMN. Semua yang beroperasi di holding tambang sudah IPO. Itu baik untuk program keuangan dan operasional. Tinggal bagaimana struktur strategisnya bisa berjalan sinergis dan efisien. Ini menjadi penting karena MIND ID sebagai strategic holding lah yang melakukan fungsi-fungsi itu sementara Inalum dan lainnya fungsi operasional tambang,” terang Aktivis 98 dari organisasi PENA98.

Baca Juga :  Utang Membengkak Hingga 70 Triliun, Nasib Garuda Indonesia di Ujung Tanduk

Corporate action pemegang saham bagus untuk memisahkan Inalum Operating dari holding MIND ID agar gerak operasi Inalum semakin baik. Kalaupun MIND ID ke depan tetap untuk berencana melakukan IPO ada baiknya DPR RI melalui Revisi UU BUMN tetap menjaga agar penghayatan dan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 tetap terjaga,” usul Kiki Rizki Yoctavian.

Saat ini MIND ID secara strategic holding masih dimiliki 100% oleh pemerintah. Di bawah MIND ID ada PT Antam (Persero) Tbk di mana MIND ID memiliki saham 65%, lalu 65,9% di PT Bukit Asam (Persero) Tbk, 65% di PT Timah Indonesia (Persero) Tbk, dan 51,2% di PT Freeport Indonesia (PTFI). Juga MIND ID berkembang yang saat ini proses sudah bangun MIND ID Trading, PT Indonesia Papua Metal Mineral (IPPM), Indonesia Battery Corporation (IBC) ada 25%, dan juga PT Vale Indonesia 20%. (Rilis)

 

Dapatkan update berita setiap hari dari SWARA.ID.
Mari gabung di sosmed SWARAID OFFICIAL untuk informasi terkini lainnya: https://linktr.ee/swaraidofficial dan Grup Telegram SWARAID OFFICIAL, caranya klik link https://t.me/swaraidofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Komentar

Berita Lainya