22 September 2020 - 14:45 WIB | Dibaca : 1,131 kali

Hindari Jenuh Sekolah Daring, Robi Memilih Narik Becak

Laporan : Novi
Editor : Ki Edi Susilo

SwaraID – Banyuasin (22/09/20) : Sekolah dari rumah menggunakan metode daring sejak masa pandemi menimbulkan keluhan dari para siswa. Mulai dari kesulitan memahami materi pelajaran, signal internet yang kadang ada kadang hilang hingga kejenuhan menjadi persoalan yang menghinggapi banyak siswa. Salah satunya Robi, siswa kelas X SMA di Banyuasin II.

“Jenuh, belajar dirumah tidak bisa ketemu sama kawan. Apalagi ini baru masuk SMA, jadi tidak kenal sama kawan baru,” keluhnya sambil mengusap-usap tenda becak.

Remaja 15 tahun ini memutuskan untuk narik becak, selain mengisi waktu agar tidak jenuh, ia juga berharap dapat uang tambahan untuk keperluan membeli kuota internet.

“Ya lumayanlah Mbak, sambil cari uang tambahan juga biar bisa beli kuota internet, belajarnya kan harus pakai kuota,” tambahnya sambil tersenyum malu.

Dijelaskan Robi, ia kerap mengalami kesulitan ketika harus mengerjakan tugas karena hanya mengandalkan contoh soal dan mencari sumber di internet.

“Sering bingung Mbak, apalagi saya kan jurusan MIPA. Pelajaran seperti matematika dan fisika kalau hanya lihat buku dan internet masih sulit dipahami. Kadang kalau sudah mentok, tidak saya kerjakan,” ujarnya sambil tertawa.

Baca Juga :  Kadisdik Kota Palembang : Tidak Ada Kisi-kisi, Kita Akan Tetap Belajar Daring !

Diakui Robi, sudah beberapa kali ia mendapat teguran dari wali kelas melalui surat panggilan dikarenakan tidak mengerjakan tugas dan tidak mengisi absen.

“Ya mau gimana Mbak, kadang tugasnya susah. Kalau tidak ada yang menjelaskan secara langsung, sulit untuk dimengerti. Kalau kehabisan paket internet juga, mau absen saja tidak bisa,” sambil menaiki becak ia bercerita.

Ditanya soal kepemilikan becak, Robi mengaku becak tua yang digunakannya adalah becak ayahnya. Ia memanfaatkannya dikala ayahnya sedang istirahat.

“Semoga cepat kembali sekolah normal Mbak, saya juga kepingin belajar serius,” harapnya sambil berpamitan, karena sudah ada calon penumpang yang melambai dari kejauhan membutuhkan jasanya.

Komentar