18 Maret 2023 - 12:22 WIB | Dibaca : 352 kali

Gerakan #BangunNegeri Binroh Hindu Telkom Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Sumsel

Laporan : Ferry
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, BANYUASIN: Binroh Hindu Telkom salurkan bantuan pupuk untuk petani. Bantuan pupuk yang disalurkan berupa pupuk organik untuk meningkatkan produksi buah pada tanaman jenis kelapa dan kelapa sawit serta memperbaiki kulit pada tanaman karet. Gerakan #BangunNegeri menyasar petani di Sumatera Selatan, Senin (17/3/23).

“Kurang lebih ada 90 paket bantuan pupuk organik yang kita distribusikan ke 3 desa di Kabupaten Banyuasin. Sasaran kita adalah masyarakat yang menggantungkan hidup dari perkebunan kelapa, kelapa sawit dan karet yang mengalami penurunan produktifitas hasil perkebunannya” ungkap Darmawan selaku koordinator.

Petani di Sumatera Selatan tahun 2022 berjumlah 381.446 orang, diantaranya adalah petani karet dan sawit. Perkebunan rakyat di Sumatera Selatan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 memiliki luas lahan sawit rakyat 520.000 hektar dan karet seluas 872.000 hektar yang tersebar di 17 kabupaten-kota.

Menurut Darmawan produktifitas perkebunan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan ditambah tidak stabilnya harga. Kondisi ini menambah sulitnya perekonomian masyarakat pasca Covid-19 yang mewabah selama 2 tahun di Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin Panen Raya di Desa Telang Jaya, Muara Telang

“Kita melihat kondisi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan mengalami penurunan hasil perkebunan di tambah tidak stabilnya harga pasar. Disaat bersamaan, masyarakat sedang mengalami krisis ekonomi pasca pandemi Covid 19 yang mewabah dalam kurun 2 tahun terakhir, ujar Darmawan.

Bantuan pupuk fotosintesa dan slow release yang disalurkan diharapkan dapat membantu meningkatkan produktifitas hasil kebun sehingga memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat di kabupaten Banyuasin.

“Dengan adanya bantuan pupuk ini, kita berharap produktifitas hasil pertanian baik sawit, kelapa maupun karet di kabupaten Banyuasin mengalami peningkatan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” terang Darmawan.

Peningkatan pendapatan masyarakat kususnya petani diharapkan Darmawan akan memberikan dampak bagi pertumbuhan manusia khususnya pendidikan dan kesehatan.

“Kita berharap, dengan adanya peningkatan pendapatan masyarakat akan memberikan dampak bagi peningkatan kualitas manusia baik dari sisi pendidikan, kesehatan maupun sosial, sehingga dampak dari gerakan #BangunNegeri ini akan memberikan dampak bagi pembangunan manusia Indonesia kususnya di Banyuasin,” sambung Darmawan.

Darmawan menambahkan, pentingnya kolaborasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah ke depan dalam mengejar ketertinggalan pembanguunan SDM Indonesia agar dapat bersaing ditengah pesatnya perkembangan teknologi dan sains.

Baca Juga :  Resmi DiLantik ; HKTI Sumsel Harus Turut Andil Mensejahterakan Petani Indonesia !

“Kolaborasi adalah kunci dari keberhasilan bangsa Indonesia agar mampu mengejar ketertinggalan, pembangunan SDM yang menjadi prioritas pemerintah harus terus kita dorong dan tingkatkan. Melalui gerakan #BangunNegeri yang di dukung oleh Binroh Hindu Telkom kita akan terus memberikan manfaat bagi pembangunan manusia Indonesia,“ tutup Darmawan.

Komentar