2 Desember 2021 - 10:17 WIB | Dibaca : 1,198 kali

Gedung Cyber 1 Terbakar; Ada Korban Jiwa, 2 Anggota Bursa Tak Bisa Transaksi

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA : Kebakaran hebat terjadi di Gedung Cyber 1 di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sebanyak 40 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.

Kabar tersebut diunggah melalui akun Twitter resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran & Penyelamatan  Provinsi DKI Jakarta, Kamis (2/12/21).

“Sebanyak 40 unit mobil dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang dilaporkan pada 12.34 WIB,” cuit akun tersebut.

Kebakaran itu tepatnya terjadi di Gedung Cyber 1, Jalan Kuningan Barat Raya, No 8 RT 1 RW3, Kuningan Barat, Mampang Prapatan.

“Situasi masih dalam penanganan,” tulis Damkar DKI.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan Helbert Lumban Gaol menjelaskan ada korban yang diduga meninggal dalam peristiwa itu.

“Satu diduga meninggal karena ketika dievakuasi keadaannya cukup memprihatinkan. Tapi belum bisa dikatakan meninggal karena belum ada keterangan dari medis,” ujar Herbert dikutip dari Tempo.

Herbert menjelaskan, ada dua orang lainnya yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran itu, sehingga total ada tiga korban dalam peristiwa itu.

Herbert menanyakan dua korban lainnya selamat dan sedang dalam perawatan, identitasnya antara lain Peto, 18 tahun, dan Bagus, 20 tahun.

Baca Juga :  Peringati Tragedi Mei 98, Forum Sekjen Cipayung Plus Napak Tilas ke Makam Para Korban

“Mereka dibawa ke RSUD Mampang Prapatan,” kata Herbert.

Akibat peristiwa ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan setidaknya terdapat tiga Anggota Bursa (AB) yang tidak dapat melakukan transaksi.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan broker tersebut terkendala perdagangannya.

“Ada dua broker yang terkendala karena kebakaran ini dan satu broker yang self suspend. Yang lain berjalan normal,” kata Laksono di.

Melansir CNBC Indonesia, Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan kebakaran tersebut memang berdampak pada salah satu area kerja bursa. Namun dipastikan operasional bursa akan tetap berjalan normal.

“Dengan ini kami informasikan bahwa pada hari ini, telah terjadi insiden kebakaran pada salah satu area kerja PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun dari kejadian tersebut tidak berdampak pada operasional perdagangan BEI,” jelasnya dalam keterangan terpisah.

Akibat kebakaran ini, bursa juga telah memberikan peringatan kepada para broker untuk mengantisipasi hal yang bisa disebabkan oleh kebakaran tersebut.

Dalam pengumuman yang disampaikan BEI kepada broker, dijelaskan bahwa terjadi kebakaran di main site (area kerja) bursa, namun perdagangan masih tetap berlanjut dari main site bursa.

Baca Juga :  Pahami Skema Baru Dana Pensiun PNS yang Katanya Lebih Menguntungkan

Namun, BEI meminta para broker untuk memantau koneksi perdagangannya masing-masing.

“Bagi AB yang terdampak mohon melakukan aktifasi drc dan menginformasikan ke Bursa,” tulis pengumuman tersebut.

Komentar