12 Oktober 2020 - 09:54 WIB | Dibaca : 3,483 kali

Aksi Lanjutan Tolak Omnibus Law, Kawat Duri Dipasang Di Simpang Lima DPRD

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SwaraID – Palembang, (12/10/20) : Simpang lima DPRD Sumatera Selatan terlihat kawat duri mengelilingi sudut jalan terkait adanya seruan aksi lanjutan menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law dari gabungan mahasiswa dan buruh.

Adapun kendaraan taktis (rantis) seperti water canon, mobil pemadam dan ratusan personel yang siaga berjaga di lokasi, Senin (12/10/20) pukul 12.30 WIB.

Diketahui informasi sebelumnya, Aksi Unjuk Rasa menolak pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law pada jum’at (9/10/20) mendapat sambutan baik dari Gubernur Sumatera Selatan.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra Heri serta ajudannya terlihat memantau langsung persiapan siaga. Di mana terlihat jelas akses menuju DPRD Sumsel seperti Jalan Kapt A Rivai, Jalan Radial, Jalan POM IX dan sisi kanan Jalan Angkatan 45 ditutup total.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi menyebut aksi digelar hari ini di kantor DPRD Sumsel. Massa aksi berasal dari buruh dan mahasiswa diperkirakan ratusan yang akan hadir.

“Aksi hari ini dari buruh dan mahasiswa. Saya menugaskan kepada para personel untuk tetap siaga di lokasi guna hal menjaga kondusifitas aksi hari ini,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bawa Barracuda, Polisi Bagikan Nasi Untuk Massa Aksi Ditengah Guyuran Hujan

Supriadi juga memprediksi aksi buruh dan mahasiswa akan bertemu di DPRD Sumsel semua. Untuk itu akses menuju simpang lima DPRD Sumsel kini ditutup total untuk menghindari kemacetan lalu lintas.

“Untuk sementara Akses menuju DPRD Sumsel kita tutup total. Arus kita alihkan untuk menghindari macet saat unjuk rasa,” Tutup Kabid Humas Polda Sumsel tersebut.

Komentar