oleh

15 Ulu Jadi Kampung Bahari Nusantara Pertama di Sumsel

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :320 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (15/06/2021): Kampung 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang menjadi Kampung Bahari Nusantara pertama di Provinsi Sumatera Selatan setelah diresmikan oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo bersama Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari dan tokoh agama. Momen ini bertepatan dengan peresmian serentak Kampung Bahari Nusantara pada hari ini (15/06/21).

“Ada lima klaster di Kampung Bahari Nusantara ini,” ujar Danlanal Filda.

Ia menerangkan, lima klaster itu yakni klaster pendidikan, ekonomi, pariwisata, kesehatan, dan keamanan.

Klaster pendidikan

Ada jenjang pendidikan bagi anak setempat bersekolah di rumah pintar yang didirikan di 15 Ulu.

Klaster ekonomi

Warga setempat diajari cari berternak ikan sungai air ,tawar seperti lele, nila serta pembibitan dan pembuatan pakannya.

Klaster pariwisata

Di sini, selain rumah warga yang dicat warna warni, sepanjang aliran sungai pun kerap dipertunjukkan lomba bidar prestasi milik Angkatan Laut.

Klaster kesehatan

Warga setempat juga rutin diajak dan mendapat penyuluhan akan pentingnya menjaga kebersihan, terutama menjaga kebersihan anak sungai.

Baca Juga :  Pembangunan Mencapai 80 Persen, Lebak Cindo Disambut Positif Oleh Masyarakat

Klaster keamanan

Warga diharapkan senantiasa menjaga kekompakan dan saling bahu membahu dengan TNI.

“Alhamdulillah, kalau untuk klaster pendidikan, anak-anak seperti sekolah pada umumnya ada jenjang SD, SMP dan SMA,” tegasnya.

Uniknya mereka dibekali bahasa asing yakni bahasa Inggris dan Prancis. Ini terlihat, bagaimana para siswa dan siswi didikan Rumah Pintar di Kampung ini begitu piawai dan fasih berpidato dalam bahasa Inggris dan Prancis .

“Ada 175 siswa/i dari SD, SMP, SMA, dengan cepat dan fasih menghafal ribuan kosa kata bahasa asing,” ujar Filda.

Sementara itu, Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan akan memberikan dukungan penuh dengan program lima klaster KBN tersebut.

“Pertama akan kita bangunkan infrastrukturnya dan akan merambah ke klaster lainnya untuk menambah percepatan KBN ini,” ujar Harnojoyo.

Bahkan, orang nomor satu di kota Palembang ini di depan Danlanal Palembang Kolonel Laut Filda Malari, meminta untuk menambah satu kecakapan, yakni berbahasa Arab.

“Alangkah baiknya metode yang diajarkan di rumah pintar ini dalam menghapal bahasa asing juga untuk menerapkan bahasa Arab,” kata Harnojoyo.

Baca Juga :  Bappeda Litbang : Target Pertumbuhan Ekonomi Naik 4 Persen Dapat Tercapai

Harnojoyo juga mengingatkan agar program KBN terus bersinergi dengan program Pemkot Palembang, seperti menghidupkan sholat subuh berjamaah dan gotong royonng setiap pekannya..

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya