19 September 2020 - 13:19 WIB | Dibaca : 2,442 kali
Topik :

Viral!!! Terkesan Arogan Kasatpol PP Tuai Kritik

Laporan : Diaz
Editor : Muslim

SwaraID – Palembang, (19/09/20) : Masalah ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat merupakan suatu kebutuhan dasar yang senantiasa diharapkan masyarakat dalam melaksanakan segala aktifitas sehari-hari. Oleh karenanya, masyarakat sangat mendambakan adanya kepastian akan aman dari segala bentuk perbuatan, tindakan dan intimidasi yang mengarah dan menimbulkan hal-hal yang akan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.

Disinalah hadirnya peran pemerintah yang bertindak sebagai pengayom masyarakat hingga memastikan rasa aman itu bisa di rasakan oleh masyarakat dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Hendaknya pemerintah menerapkan pola yang humanis dengan melakukan pendekatan-pendekatan persuasif kepada masyarakat jika terjadi ketidakteraturan atau ketidaktertiban masyarakat dalam melakukan aktifitasnya.

Sebaliknya apabila masyarakat dihadapkan pada kondisi tidak aman dan terintimidasi, penuh ketakutan seperti yang terjadi pada rekaman video yang sempat Viral di sosial media belakangan ini.

Dalam rekaman video tersebut tampak seorang oknum yang mengaku sebagai kepala satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan berbicara dengan intonasi suara tinggi ditengah-tengah pasar sekitar Megaria jalan Beringin Jenggut yang terkesan arogan, hal ini menuai banyak kritik dari netizen.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Berhasil Turunkan Grafik Covid-19

Menyikapi hal tersebut, Rudi Pangaribuan selaku Ketua Presidium Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) ketika dihubungi SwaraID via whatsapp, jum’at (18/9) mengatakan, “Postingan video yang viral digroup whatsapp tersebut tampak seorang oknum yang mengaku sebagai kepala satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan dengan gaya yang tidak patut dicontoh, karena berbicara didepan umum dengan intonasi suara tinggi, jika memberikan himbauan walaupun aturanya jelas dan hendak memberikan sanksi bagi pelanggar seyognyanya dengan cara yang persuasif serta santun dalam berbicara. Lihat saja isi videonya, apa pantas seorang pimpinan disalah satu instansi pemerintahan berbicara terkesan arogan seperti itu. Seharusnya karena dia seorang pimpinan dari instansi pemerintahan menggunakan peralatan seperti pengerah suara harus dibawa, jadi ketika di memberikan himbauan untuk masyrakat itu tidak terkesan Arogan.” Tutup mantan komisioner Kota Palembang tersebut.

Diwaktu yang berbeda sabtu (19/9) reporter SwaraID menghubungi  Kasatpol PP Sumsel, Aries Saputra via telpon menjelaskan mengenai dirinya yang viral dibeberapa sosial media karena terkesan bersikap arogan.

Baca Juga :  Kunjungi Korban Pemasangan ICONNET, Wawako : Kita Akan Laporkan Kasus Ini!

“Jadi sebenarnya mereka (pedagang) juga sudah familiar sama saya, karna saya sudah pernah jadi camat disana, dan pernah juga menjadi Kasatpol PP kota Palembang, saya begitu di karenakan banyak dari tim menyebar di sekitar daerah beringin janggut, kami ini ada lima tim, sementara kan saya bergerak itu insidentil, karna saya itu memantau. Ketika banyak yang tidak pakai masker saya turun dan memberikan himbauan kepada pedagang, sebenarnya itu juga spontanitas saja. Bukan hal yang di sengaja, juga saya hanya fokus pada niat dan tujuannya agar kita sama-sama menjaga kesehatan, tidak ada unsur unsur lain kok, itu hanya insidentil dan situasional.” ungkapnya via telpon sambil menutup.

Komentar