Sabtu, 9 Oktober 2021 18:13 WIB

Kunjungi Korban Pemasangan ICONNET, Wawako : Kita Akan Laporkan Kasus Ini!

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :396 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (09/10/2021): Korban kecelakaan kerja, Andrean Syahputra yang ditelantarkan perusahaan akhirnya mendapat kunjungan dari Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Jumat (08/10/2021).

Sebelumnya, diketahui Andre telah menjalani operasi ketiga atas luka bakar serius yang dideritanya akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat pemasangan jaringan ICONNET, produk milik PT PLN.

Sejak terjadi insiden tersebut, Andrean masih harus menjalani dua kali operasi lagi. Namun kendala yang dihadapi Andrean adalah persoalan biaya.

Sebagaimana yang telah diberitakan SWARAID, pada operasi ketiga, Andre tidak mampu menyelesaikan pembayaran rumah sakit sehingga pihak keluarga harus menjaminkan tiga buah KTP asli dan Kartu Keluarga agar Andrean dapat pulang ke rumah.

Mengetahui kondisi Andre yang kritis, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menerangkan akan membawa Andre ke Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari untuk mendapatkan pengobatan eksklusif sementara waktu menunggu jadwal operasi lanjutan ke empat dan ke lima di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin (RSMH).

“Jadi hari ini saya mengunjungi untuk kita bawa ke rumah sakit terlebih dahulu,” terangnya.

Baca Juga :  Massa Aksi Mulai Berdatangan Ke DPRD Sumsel dan Di Tangkapi

Selain itu, seiring dengan mendapatkan pengobatan intensif, terkait Andre yang baru didaftarkan perusahaannya sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan pasca kejadian kecelakaan kerja, Finda memastikan akan mendaftarkan Andre untuk mendapatkan kartu Indonesia sehat (KIS) untuk biaya operasi selanjutnya.

“Sambil proses KISnya kita selesaikan, dan nantinya setelah dari Rumah Sakit Palembang Bari akan segera kita rujuk ke RSMH untuk mendapatkan tindakan yang lebih lanjut yang katanya harus dioperasi sampai lima kali,” terangnya.

Sedangkan itu, terkait permasalahan perlindungan hak buruh yang tidak dihiraukan oleh perusahaan tempat Andre bekerja, juga akan ditindak lanjuti oleh Wawako Fitrianti Agustinda.

Wawako mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan kasus tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan untuk dapat menuntut pertanggungjawaban atas kelalaian yang dilakukan oleh pihak perusahaan tempat Andre bekerja.

“Nanti ini akan kita laporkan ke Dinas Ketenagakerjaan, biar nanti Disnaker yang menyelesaikan persoalan tersebut,” tegas Wawako.

Sementara itu, terkait permasalahan hak buruh atas kasus Andre, DPW-K SARBUMUSI Sumsel yang mendampingi kasus ini menerangkan, permasalahan tersebut sudah dilaporkan ke Bidang Pengawasan Disnakertrans Sumsel.

Baca Juga :  DPW-K Sarbumusi Sumsel Laporkan PT Bening Mulya Group (BMG) ke Disnakertrans Sumsel

“Kenapa kami langsung ke Provinsi?, karena kantor PT. BMG ini pusatnya berada di Bengkulu sedangkan untuk kantor perwakilan nya di Palembang belum ada sama sekali. Jadi memang lebih disarankan untuk antar provinsi yang memanggilnya,” terang Ketua DPW-K Sarbumusi Sumsel, Abul Hasan Al Asy’ari, Jumat (08/10/21).

Hingga saat ini Sarbumusi Sumsel telah melayangkan surat pemanggilan ke tiga kepada PT. BMG, namun tidak mendapatkan respon dari pihak perusahaan tempat Andre bekerja yang mendapatkan tender dari anak perusahaan PT PLN tersebut.

“Karena setiap perusahaan yang akan membuat kantor di wilayah tersebut haruslah melaporkan terlebih dahulu dimana letak dan berapa jumlah pekerjanya,” terang Ari.

Sedangkan dalam langkah langkah pendampingan prosedural terhadap Andre, sebagai upaya pemenuhan hak buruh yang dilakukan oleh DPW-K Sarbumusi Sumsel kini telah melaporkan ke Disnakertrans Sumsel sebagai tripartite atau mediasi dan konsiliasi antara dua belah pihak.

“Apabila PT. BMG inkomunikasi, kami akan melanjutkan dengan melapor ke PHI.” Tambah Ari.

Bahkan, menurut ketua DPW-K Sarbumusi, pihaknya juga akan mengambil langkah politis dengan melayangkan surat terbuka kepada Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur Bengkulu.

Baca Juga :  Temui Sarbumusi, PT BMG Tunjukkan Itikad Baik Selesaikan Kasus Penelantaran Pekerja

“Bila permasalahan ini terus berlarut-larut kami akan mengambil langkah politis untuk membuat surat terbuka kepada Gubernur Sumsel dan Gubernur Bengkulu. Bila perlu kita akan layangkan surat terbuka kepada Presiden RI, agar persoalan ini segera diselesaikan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tutupnya.

Dapatkan update berita setiap hari dari SWARA.ID.
Mari gabung di sosmed SWARAID OFFICIAL untuk informasi terkini lainnya: https://linktr.ee/swaraidofficial dan Grup Telegram SWARAID OFFICIAL, caranya klik link https://t.me/swaraidofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Komentar

Berita Lainya