2 November 2022 - 01:07 WIB | Dibaca : 895 kali

Terkendala Anggaran, Kesbangpol Banyuasin Tak Bisa Sosialisasi Pemilu Tepat Waktu

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, BANYUASIN: Salah satu program tahunan Kesbangpol dalam rangka mendukung Pemilu dan Pemilihan, yakni melaksanakan Pendidikan Politik melalui Sosialisasi Pemilu pada seluruh elemen masyarakat khususnya pemilih pemula dan perempuan terancam tidak terlaksana.

Hal ini dikarenakan tidak adanya alokasi anggaran yang disiapkan untuk menjalankan program tersebut.

Menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Banyuasin Arpa’i menyampaikan bahwa butuh persiapan yang benar-benar matang baik dari segi anggaran maupun SDM agar target Pemilu dan Pemilihan yang berkualitas dan berkuantitas dapat terwujud.

Namun bukan hal yang mudah untuk keberhasilan tersebut, selain pada peran sinergitas KPU, Bawaslu, Parpol dan tokoh masyarakat, tetap harus ada peran penting pemerintah melalui Kesbangpol dalam memberikan pengetahuan pada masyarakat terkait Pemilu dan Pemilihan agar nantinya masyarakat cerdas dalam memilih pemimpinnya.

“Sesuai UU no. 7 tahun 2017 terkait di pasal 434 ayat 2 bahwa menyatakan peran dan fungsi pemerintah didalam pelaksanaan pilkada, dalam hal ini Kesbangpol yang harus melaksanakan pendidikan politik. Karena pemilihan yang baik itu tingkat partisipasinya meningkat dan berkualitas,” kata Arpa’i saat dijumpai tim SWARAID, Selasa (1/11/22).

Baca Juga :  Zona Merah! Sekolah di 9 Kecamatan di Banyuasin Harus Belajar Daring

Dikatakan Arpa’i, pendidikan politik untuk seluruh elemen masyarakat menurutnya sangatlah penting, baik itu KPU, Bawaslu, Parpol, tokoh masyarakat, pemilih pemula, bahkan pejabat negara tetap harus diberikan pendidikan politik. Karena itu merupakan tanggungjawab pemerintah dalam menciptakan pemilu yang bersih.

“Untuk menjalankan program tersebut di tahun 2023 jelang pemilu 2024, saat ini kami telah mengusulkan program sosialisasi pendidikan politik untuk 21 kecamatan dengan anggaran dana dari APBD, namun sayang untuk alokasi dana tersebut belum ada. Terakhir Kesbangpol Banyuasin melaksanakan program sosialisasi di tahun 2019,” ungkap Pa’i.

“Sejak 2021 sudah kami usulkan, di 2022 kami usulkan kembali tapi tidak pernah ada alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut, dan untuk tahun 2023 kami tetap coba usulkan kembali, harapnya dengan terlaksananya program tersebut nantinya dapat meningkatkan partisipasi dalam pemilu dan pemilu yang berkualitas,” pungkasnya.

Komentar