oleh

Target 16 Bulan Kelar, Flyover Simpang Sekip Mulai Digarap Awal 2022

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :270 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (27/05/2021): Pemerintah Kota Palembang gelontorkan dana APBD Pemkot Palembang tahun anggaran 2021 senilai Rp. 9,5 miliar pada tahap pertama pembebasan lahan sebanyak tujuh Persil seluas 750 meter persegi guna proyek pembangunan flyover simpang Sekip Ujung, yang membentang dari jalan Jend. Basuki Rahmat menuju jalan R. Soekamto, dengan panjang bangunan 660 meter.

Proyek pembangunan flyover simpang Sekip Ujung yang termasuk ruas jalan nasional, serta telah diprogramkan Kementerian Pekerjaan Umum, melalui Balai Bsar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan (BBPJN sumsel). Yang mana pembangunan ini guna mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Jendral Basuki Rahmat dan R. Soekamto.

Pembebasan lahan ini menggunakan dana sharing Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel, yang mana dari 104 persil lahan yang harus dibebaskan terdapat 4 Persil milik Pemda yang tidak dihitung, serta 12 Persil yang tidak dinilai karena di luar peta sertifikat BPN kepemilikan. Sehingga hanya 88 persil yang akan dilaksanakan pembebasan lahan, dengan pembagian 17 persil akan dilakukan Pemkot Palembang dan 71 persil akan dilakukan oleh Pemprov Sumsel.

Baca Juga :  Fitri : Benda Bersejarah Dapat Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Dan sebelumnya di hari Senin (24/5/21), pemerintah provinsi di tahap awal telah melakukan pembebasan lahan sebanyak 16 persil dengan menggunakan APBD provinsi tahun anggaran 2021 senilai Rp.9,8 miliar.

Sama halnya dengan Pemprov Sumsel, dalam pembayaran tahap awal ini juga Pemkot Palembang langsung mentransfer kepada pemilik dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi data dokumen yang dilakukan notaris.

Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel menargetkan dengan sistem updating, pembebasan lahan yang tersisa akan di selesaikan dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

“Ya alhamdulillah hari ini salah satu impian kita terwujud ya salah satu bangunan yang akan mengurai kemacetan di kota Palembang tercinta ini.” Kata Walikota Palembang Harnojoyo.

Diungkapkan Harnojoyo Walikota Palembang, pengerjaan baru akan dimulai pada November mendatang dengan target pengerjaan selama 16 bulan atau multi years, dengan telah merampungkan pembayaran atas pembebasan lahan telah 100 persen di selesaikan.

Sementara itu, secara rinci dijelaskan oleh Kgs. Syaiful Anwar Kepala BBPJN Sumsel, bila di November mendatang baru akan melakukan pelelangan tender pembangunan, sedangkan untuk pengerjaan baru dimulai awal tahun 2022 mendatang. Dengan nilai kontrak pengerjaan Rp. 250 miliar.

Baca Juga :  20 Titik Taman Akan Direvitalisasi, Kejar Target Ruang Terbuka Hijau

“November tender dulu, 2022 secepatnya baru kita jalani. Lama pengerjaan akan multiyears 16 bulan, dengan total anggaran 250 miliar rupiah.” Tutup Kgs. Syaiful Anwar Kepala BBPJN Sumsel.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya