18 Desember 2021 - 07:12 WIB | Dibaca : 1,318 kali

Seorang Perawat Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Driver Gocar, Viral!

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA : Seorang perawat dari perusahaan Ammarai Healthcare Assistance (AHA) diduga menjadi korban kekerassan seksual driver Gocar yang lantas viral di media sosial.

“Perawat kami mengalami perkosaan oleh mitra Gocar. Kami sudah lapor dengan Nomor Pelaporan: 9276093 tapi belum direspons selayaknya, mohon diproses segera untuk dicari pelaku agar segera ditangkap dan tidak menimbulkan korban lainnya,” tulis akun @ammarai_hc.

Akun @ammarai_hc juga mengunggah foto berisi tangkapan layar identitas terduga pelaku berinisial HS.

Sementara itu, pihak Go-jek pun memberikan klarifikasi mengenai kasus tersebut, melalui akun resminya @gojekindonesia menjelaskan bahwa akun driver terduga pelaku sudah di-suspend.

“Saat ini akun mitra driver tersebut telah kami suspend untuk investigasi lebih lanjut. Gojek siap berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk memproses hal ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”cuit akun tersebut.

Melansir Detikcom, SPV Corporate Affairs Gojek, Rubi Purnomo menerangkan bahwa sejak dilaporkan, akun driver terduga pelaku segera dinonaktifkan.

“Sejak dilaporkan, akun oknum tersebut telah segera dinonaktifkan dan saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini,” kata Rubi (18/12/21).

Baca Juga :  Aksi Begal Driver Online kembali terjadi di kota Palembang

“Kami mengutuk dugaan terjadinya kekerasan seksual terhadap salah seorang pelanggan kami oleh oknum mitra driver yang terjadi pada 16 Desember 2021. Hal ini dapat mencemarkan nama baik para mitra driver kami yang telah bekerja keras untuk keluarga mereka dan melayani pelanggan kami,” kata Rubi Purnomo.

Pihak kepolisian menyatakan tengah mengusut kasus ini. Polisi menyebut peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/12) dini hari di Jakarta Selatan. Polisi tengah menghimpun keterangan dari korban mengenai peristiwa ini.

Polisi merespons dan akan mengusut kasus tersebut,” kata Kasat RS Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit, Sabtu (18/12/21).

 

Komentar