4 Desember 2021 - 12:25 WIB | Dibaca : 1,242 kali

Semeru Meletus; Jembatan Penghubung Kabupaten Lumajang-Malang Terputus

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, SURABAYA : Gunung Semeru di Jawa Timur meletus pada Sabtu (4/12/2021) pukul 13.30 WIB dan memuntahkan awan guguran panas.

Berita ini tersebar luas di media sosial, bahkan menjadi trending topic Twitter Indonesia (04/12/21).

Hingga pukul 19.00 WIB, sudah sebanyak 121 ribu kali cuitan warganet menggunakan kata kunci “semeru”.

Melalui akun Twitter resmi BNPB Indonesia, @BNPB menuliskan,

“Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.”

Gelap Gulita

Akibat erupsi disertai hujan abu vulkanis, situasi di wilayah sekitar mengalami gelap gulita.

“Beberapa wilayah disekitar Gunung Semeru mengalami gelap gulita akibat erupsi yang disertai guguran panas dan hujan abu vulkanis yang cukup tebal.” Tulis akun @asumsico.

Dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani.

“Erupsi Semeru berupa awan panas guguran, tanggal 4 Desember 2021 pukul 13:30 WIB, diawali dengan laharan. Tercatat di seismogram Amplitudo maksimum 25 mm durasi masih berlangsung,” kara Andiani dikutip dari Kompas.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Beri Imbauan Kepada Masyarakat

Andiani mengatakan, guguran awan panas akibat erupsi Semeru mengarah ke daerah Besuk Kobokan.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih terus memantau situasi di lapangan. PVMBG juga dalam proses pengecekan jarak luncur awan panas.

Jembatan Gladak Perak Putus 

Salah satu jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, yakni jembatan Gladak Perak putus, akibat terjangan material erupsi Semeru.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dilansir CNN Indonesia.

“Kendala saat ini akses ke Pronojiwo terputus karena Jembatan Gladak Perak tidak bisa dilewati.”

Putusnya jembatan tersebut membuat evakuasi warga di sejumlah desa di Kecamatan Pronojiwo terkendala. Mereka harus mengambil jalan memutar melalui wilayah Malang Selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur Budi Santosa melalui keterang tertulisnya memaparkan, hujan abu juga terjadi di sekitar Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, serta Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.

Kemudian Budi memperingatkan agar warga yang berada di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Semeru untuk mengevakuasi diri ke wilayah yang aman.

Baca Juga :  BPBD Muba Terima Bantuan 1 Unit Trailer Tanki Air Multifungsi dari BNPB

BNPB menyatakan tidak ada korban jiwa karena erupsi Gunung Semeru tersebut.

 

 

 

 

Komentar