27 Juni 2022 - 00:19 WIB | Dibaca : 238 kali

Sejarah Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 26 Juni

Laporan :
Editor : Noviani Dwi Putri

Momentum ini dicanangkan pertama kali oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988

SWARAID, JAKARTA: Narkotika dan obat-obatan terlarang merupakan musuh setiap negara di dunia.

Hingga saat ini, jumlah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang telah berada di tingkat yang sangat memprihatinkan.

Tidak hanya menyasar kelas atas, masyarakat kelas bawah berbagai umur pun telah menjadi penyalahguna narkotika.

Setiap tahunnya, 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) sebagai bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Dengan harapan dapat membangun kesadaran masyarakat dunia untuk menghentikan  dan bersama-sama berperang melawan penyalahgunaan dan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Melansir berbagai sumber, momentum ini dicanangkan pertama kali oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988.

Penetapan tanggal 26 Juni ini dipilih melalui resolusi 42/112 oleh Majelis Umun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 7 Desember 1987 bernama Hari Internasional Menentang Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Momentum ini sekaligus menetapkan 26 Juni sebagai Hari Anti Narkotika Internasional.

Tanggal tersebut sekaligus bertujuan memperingati penangkapan kasus perdagangan opium oleh Lin Zexu (1785-1851) di Humen, Guangdong, Tiongkok.

Baca Juga :  Mulai 9 Agustus Arab Saudi Kembali Buka Pintu Jamaah Umrah Internasional

Pada 26 Juni 1839, Liu Zexu berhasil memusnahkan opium dan membuang abunya ke laut. Sebab, opium tersebut memberikan dampak negatif di segala bidang kehidupan negara dan masyarakat Cina kala itu.

Lin Zexu adalah pejabat era Kaisar Daoguang dari Dinasti Qing. Lin Zexu dikenal sebagai pejuang yang menentang perdagangan opium di Tiongkok oleh bangsa-bangsa asing.

Kala itu, Lin Zexu melihat negaranya semakin terpuruk karena ketergantungan dengan opium. Sebagian besar harta negara terus mengalir ke Inggris untuk membeli obat terlarang tersebut.

Oleh karena itu, Lin Zexu bertekad menumpas penyelundupan obat terlarang tersebut.

Aksi pemberantasan opium oleh Lin Zexu berlangsung sejak 3 Juni 1839 sampai 26 Juni 1839 atau berlangsung selama 23 hari.

Hal ini disusul dengan kebijakan pelarangan perdagangan opium oleh Kekaisaran Cina. Usahanya ini akhirnya memicu Perang Candu antara Tiongkok dan Inggris.

Komentar