oleh
Topik :

Residivis Curanmor Mati Kutu Saat Ditembak Polisi

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :286 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (16/02/2021): Satreskrim dan Unit Ranmor Polrestabes Palembang kembali berhasil menangkap pelaku bernama Abdul Gofur (31) Warga Sukarami yang diduga terlibat curanmor di 12 TKP dan yang diketahui terakhir terekam CCTV dan viral di media sosial.

Diketahui, Tersangka Abdul diberikan tindakan tegas terukur di kakinya, pada Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 16.30 WIB. Dimana sebelumnya Polisi juga sudah menangkap Supentri (37) Rekan Abdul Gofur dalam kasus pencurian.

Menurut informasi dihimpun, aksi pencurian terakhir yang viral terjadi di depan ruko Zona Parabot di kawasan 7 Ulu. Pada saat korban hendak mengambil kembali motornya tersebut, motor sudah tidak ada lagi di tempat. Atas kejadian ini korban kehilangan satu motor bernopol BG 3267 ACY , dengan total kerugian Rp 15 juta dan melapor ke Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana, membenarkan hal tersebut dan mengatakan pelaku memang yang lama ini dicari (TO).

“Pelaku ini sudah lama menjadi TO (target operasi), pelaku juga terhitung ada 12 TKP dari laporan polisi.” Kata Edi.

Baca Juga :  Terjadi Lagi..!!! Penipuan Berkedok Undian Shopee Memakan Korban

Lanjutnya, aksi pencurian oleh pelaku sendiri terekam CCTV dan viral di media sosial. Dari sana tim dan Unit Ranmor langsung melakukan penyelidikan dan mengendus keberadaan pelaku.

“Untuk barang bukti (BB) yaitu berupa 1 lembar Photo copy STNK, 1 helai baju kemeja tanpa kerah warna puti merk AL- LUTHFI, 1 helai baju kaos warna hitam merk R-12 dan 1 kunci kontak motor BG 3267 ACY.” Ungkap Edi

Ia pula menegaskan, bahwa pelaku akan diberikan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun penjara.” Tutup Edi saat diwawancarai oleh para awak media di Mapolrestabes Palembang.

Sementara itu, Pelaku Abdul ketika di wawancarai oleh para awak media mengakui perbuatannya dan benar sudah beraksi di 12 TKP.

“Kami jual motor ini ke seseorang yang kami kenal seharga Rp 2 juta hingga Rp 3 jutaan, sementara uangnya dibagi dua, habis saja untuk kebutuhan sehari-hari.” Ujar Abdul sambil menundukkan kepala (singkat).

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya