oleh

Rencana Sekolah Tatap Muka Masih Dalam Pertimbangan Pemkot

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :246 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (07/06/2021): Pemerintah Kota Palembang masih mempertimbangkan rencana pembukaan sekolah tatap muka. Sebelumnya, direncanakan sekolah tatap muka akan dimulai pada bulan Juli tahun ini. Hanya saja, hingga sekarang status pandemi Covid-19 di Palembang masih belum memungkinkan untuk itu.

Hal ini dikemukakan Walikota Palembang H. Harnojoyo, usai rapat paripurna di DPRD Kota Palembang,

“Kita belum memutuskan (pelaksanaan) sekolah tatap muka. Secara keseluruhan zona merah, risiko tinggi masih belum lepas dari kota Palembang. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyarankan belum dulu. Memang ada orang tua mendesak, kita akan akomodir dulu dan kami juga sudah rapatkan ini kemarin,” ujar Harnojoyo.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, mengatakan, sekolah dengan sistem belajar tatap muka kemungkinan akan dimulai Juli ini dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya perlu masukan dan saran dari Satgas penanganan Covid-19, Ombudsman, dan Ikatan Dokter Anak terkait pelaksanaan rencana tersebut.

“Sudah banyak orang tua mendesak untuk sekolah tatap muka. Karenanya, segera 1-2 hari ini saya akan rapat dengan semua Kepala Sekolah terkait persiapan sekolah tatap muka,” katanya.

Baca Juga :  Target 16 Bulan Kelar, Flyover Simpang Sekip Mulai Digarap Awal 2022

Jika otoritas terkait seperti Satgas, Ombudsman maupun Ikatan Dokter Anak setuju, kata Zulinto, jadwalnya akan disesuaikan dengan tahun ajaran baru 2021/2022.

Di sisi lain, keputusan untuk mulai sekolah tatap muka juga mempertimbangkan banyaknya orangtua yang menilai tidak optimalnya kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tidak adanya kegiatan interaksi sosial baik dengan guru ataupun dengan teman-temannya, terutama bagi peserta didik baru. Kemudian, anak-anak cenderung memiliki pergaulan sosial yang tak bisa dibatasi oleh orangtua, sehingga terkesan liar dan banyak juga anak yang mulai ogah-ogahan belajar.

“Kalau ini terus berlanjut maka dikhawatirkan angka putus sekolah akan tinggi dan ini menjadi PR nantinya bagi Pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan,” kata Zulinto.

Zulinto meminta semua sekolah sudah harus siap jika nanti kegiatan belajar mengajar tatap muka dimulai Juli mendatang, baik sekolah negeri ataupun swasta, dan harus tetap disiplin protokol kesehatan.

“Saya sebagai Ketua PGRI Sumsel juga meminta semua guru dan sekolah di semua kabupaten lainnya untuk memantau perkembangan sekolah tatap muka,” Tegasnya.

Baca Juga :  Tahun Depan, Pasar Terapung Akan Dibangun di Bawah Jembatan Musi 2

 

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya