oleh

Rekor ! Palembang Jadi Penerima Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :319 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (09/11/20) : Pemerintah Kota Palembang menerima plakat dan piagam Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kinerja pemerintah Kota Palembang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 yang mendapat predikat opini WTP. Tidak hanya satu kali Pemerintah Kota Palembang pada tahun ini menerima untuk yang ke 10 kalinya dan menjadi yang pertama di Sumatera Selatan sebagai penerima opini WTP tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Kemenkeu RI, Taukhid, S.E., M.Sc., IB., M.B.A. yang memberikan langsung piagam penghargaan dalam kunjungan kerjanya ke Pemerintah Kota Palembang,

“Hari ini kami dari Pemerintah Pusat menyampaikan piagam penghargaan terhadap pencapaian Pemerintah Kota Palembang atas LKPD-nya yang mendapat opini WTP dari BPK dan yang paling istimewa dari Pemkot Palembang ini dan satu satunya di Sumsel ini yang menerima sepuluh kali dan mendapat plakat teladan pemerintah yang istimewa,” terangnya setelah pertemuan di rumah dinas Walikota Palembang.

Selain itu dalam kunjungan kerja ini, juga ada penetapan MoU yang dijelaskan Taukhid sempat tertunda cukup lama.

Baca Juga :  Pandemi ; Pertumbuhan Ekonomi Palembang Minus 0,25 %

“Kami juga baru saja melakukan penetapan MoU tentang pertukaran informasi pemanfaatan data dan informasi serta penguatan koordinasi di Wilayah kota Palembang,”sambungnya.

Drs. Ratu Dewa M.Si Sekda Kota Palembang yang dalam hal ini mewakili dalam penerimaan penghargaan dan plakat istimewa, mengutarakan bahwa pencapaian tersebut dari kerjasama OPD Pemerintah Kota. Dan ucapan terima kasih kepada OPD Pemerintah Kota Palembang.

“Ternyata, kalau sudah 10 kali berturut-turut dia mendapatkan pelakat khusus disamping piagam penghargaan. Satu-satunya di Sumsel ini hanya Palembang secara berturut-turut sejak 2010,” terangnya.

Kemudian Ratu Dewa dalam agenda pertemuan ini menjelaskan juga bahwa ada penetapan MoU tentang pertukaran informasi sebagai pemanfaatan dan penguatan koordinasi wilayah.

“Alhamdulillah, mereka juga siap membantu. Termasuk juga sosialisasi-sosialisasi tentang pengelolaan Akutansi Sistem Keuangan Daerah,” terangnya.

Ratu Dewa menerangkan bahwa posisi Pemerintah Kota Palembang masuk dalam kategori baik dalam mengelola keuangannya.

“Hal itu tadi dijelaskan oleh beliau, dan Alhamdulillah posisi sekarang kita sudah relatif baik dan bagus, tinggal memang ada penyerapan APBN yang 59 hanya sekian persen, saya sudah crosschek ternyata ada di Dinas Pariwisata,” terangnya.

Baca Juga :  Sambil Gowes, RD Bagikan Ratusan Kilo Sembako Pada Korban Kebakaran

Lebih lanjut terkait dengan anggaran yang ada di Dinas Pariwisata, Ratu Dewa menjelaskan ada pengalokasian anggaran.

“Ternyata uang itu direvisi oleh Kementerian Pariwisata yang diperuntukkan sebagai dana covid, tetapi pagunya tidak direvisi, ini hanya perlu sinkronisasi data saja.” Tutupnya.

Komentar

Berita Lainya