6 Januari 2021 - 14:39 WIB | Dibaca : 3,012 kali

Reboan LMND ; “Reforma Agraria dan Dampak Bagi Pendidikan Nasional”

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (07/01/21): Eksekutif Kota Liga Mahasiswa untuk Demokrasi ( EK LMND ) Kota palembang menggelar Reboan LMND di Kedai Asah Rempah. Ini merupakan kegiatan rutin mingguan yang dilaksanakan setiap hari Rabu yang melibatkan setiap perwakilan dari setiap kekomisariatan kampus yang ada di Sumsel dalam rangka pendalaman materi.

Materi ” Reforma Agraria dan Dampak Bagi Pendidikan Nasional ” menjadi pembahasan pada Reboan LMND kali ini. Ki Edi Susilo (Sekjen STN Sumsel dan Ir. julian junaidi. M. Si (Guru Besar UNSRI Bidang Pertanian) sebagai pemateri pada agenda tersebut.

Amir Iskandar selaku Ketua Eksekutif Kota LMND menuturkan bahwa pendalaman materi Reforma Agraria sangat penting untuk dibahas dan disebarluaskan,

“Materi Reforma Agraria ini sangat penting untuk dibahas karena banyak sekali eksploitasi-eksploitasi tanah yang belum kita ketahui, apa lagi di Sumsel ini. Maka dari itu kita harus mewujudkan dan memberikan pemahaman, dan juga berharap mahasiswa-mahasiswi terkhusus anggota EK LMND dapat mewujudkan reforma agraria ini di setiap desa dan kotanya masing-masing.” Terang Amir kepada Reporter SWARAID.

Baca Juga :  Setahun Menderita Stroke, Pedangdut Senior Imam S Arifin Meninggal Dunia

Ki Edi Susilo juga mengatakan bahwasannya Reforma agraria ini seharusnya dimasukkan dalam kurikulum Sekolah Menengah Atas ( SMA ).

“Anak-anak SMA kan sedang beranjak dewasa setidaknya sudah mulai mengerti kondisi atau keadaan orang tuanya dan rakyat sekitar, ketika mereka memahami mana yang sudah menjadi hak rakyat dan mendapatkan ruang hidup yang layak akan tanah maka akan menjadi cukup baik. sehingga tidak terjadi seperti sekarang yang mana hanya segelintir orang yang menguasai tanah.” Ujar Edi.

“Dan jika sudah banyak yang memahami dan menjalankan tentang reforma agraria ini maka akan tericipta kesejateraan sosial untuk rakyat Indonesia.” Lanjutnya.

Ir. julian junaidi. M. Si atau biasa disapa Jeje Pulong lebih ingin mahasiswa praktek langsung bukan hanya sekedar wacana terkait reforma agraria ini.

“Mahasiswa ini seharusnya berpraktek langsung bukan hanya sekedar wacana belaka soal isu-isu terkait Reforma Agraria, agar kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat indonesia ini dapat terjalankan dengan rakyat itu sendiri .”

Komentar