2 Oktober 2020 - 10:55 WIB | Dibaca : 1,218 kali

PKC PMII Sumsel Dukung PB PMII Laporkan Gatot Jika Tidak Minta Maaf

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SwaraID – Palembang, (02/10/20) : Beberapa waktu lalu beredar isu terkait keterlibatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandung dalam aksi penolakan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Bandung. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh salah satu Deklarator KAMI bertepatan dengan pembubaran KAMI di Surabaya.

Akibat dari hal tersebut membuat PC PMII kota Bandung melakukan pengecekan ke semua kader dan struktur PMII di setiap kampus di Kota Bandung, namun hasil penelusuran tersebut tidak ada satu pun kader PMII Bandung yang berada di lokasi deklarasi KAMI di Bandung senin (7/9/20) lalu.

Buntut dari pernyataan miring yang diarahkan kepada PMII tersebut, Ketua Umum PB PMII  Agus Mulyono Herlambang menyampaikan melalui siaran pers, Kamis (1/10/2020) bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum

“Gatot telah mencemarkan nama baik PMII secara kelembagaan. Karena secara jelas-jelas menuduh penolakan dirinya atau organisasinya di Bandung yang dilakukan oleh PMII, padahal tidak ada penolakan yg dilakukan oleh PMII di bandung. Oleh karena itu, atas statement nya PB PMII akan menempuh upaya hukum atas pencemaran nama baik yang dilakukan Gatot,” Ungkapnya.

Baca Juga :  PAD Kota Palembang 2022 Dinilai Memuaskan, Pemkot Naikkan Target Tahun 2023

Sementara itu, Ketua PKC PMII Sumatera Selatan, Husin Rianda menyampaikan dukungannya kepada PB PMII. “kami akan mendukung dan mengawal PB PMII untuk melaporkan Gatot Nurmantyo (GN) yang telah mencemarkan nama baik PMII, khususnya di Bandung. Karena keluarga besar PMII se Nusantara ini ibaratkan satu batang tubuh, ketika satu dicubit maka semua merasakan sakit” tegas Husin.

Husin juga meminta GN untuk menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya beberapa waktu lalu

“Maka dari itu kami segenap Kepengurusan PMII se Sumatera Selatan mengecam atas statement Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, kita minta Gatot melakukan permintaan maaf secara terbuka di muka publik kepada Kader PMII Se Indonesia atau kita tegas untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan UU yang berlaku”. Tutup Husin.

Komentar