8 Oktober 2020 - 07:58 WIB | Dibaca : 1,296 kali

Petani Lawan Omnibus Law

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SwaraID – Palembang, (08/08/20) : Massa kembalin turun ke jalan menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR. Dalam aksi Petani Lawan Omnibus Law, Dedek Chaniago  Sekretaris Jendral Komoite Reforma Agraria Sumatera (KRASS)  dengan sangat geram menyampaikan orasinya di depan gedung DPRD Provinsi Sumsel,

“Inilah yang menyebabkan konflik panas. Maka dari itu muncullah kebijakan-kebijakan itu. Dengan hadirnya Omnibus Law kita terperangkap dalam pasar kapital. Intinya kami menolak Omnibus Law!” Tegas Dedek.

Tak kalah sangar, Edi Susilo  menyampaikan aspirasi senada mewakili suara petani

“Negara tidak pernah hadir di kaum tani Indonesia. Ini membuktikan bahwa negara tidak mementingkan kaum tani, ini malah negara mementingkan diri sendiri. Cabut dan gagalkan Omnibus Law. Petani disusahkan, disengsarakan. Ini sangat menyengsarakan petani Indonesia! ” Seru Edi.

“Kaum petani menginginkan kembali haknya, tapi tak pernah didengarkan. Dan ini adalah sangat fatal dengan mengesahkan Omnibus Law. Petani sangat menolak UU Omnibuslaw!” Fini, tak kalah lantang menyuarakan tuntutan petani.

Baca Juga :  Penilaian Kompetensi 107 Lurah, Ratu Dewa: Tunjukkan Kinerja Layani Masyarakat

Komentar