22 Januari 2022 - 13:19 WIB | Dibaca : 884 kali

Pengukuhan Pengurus Asperda, Memperkuat Laju Perekonomian Daerah!

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Usaha rental mobil merupakan salah satu sektor yang dapat memperkuat laju perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Karo Perekonomian Setda Sumsel, Afrian Joni dalam acara pengukuhan pengurus Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah (Asperda) Sumsel.

“Terdapat empat sektor yang akan memperkuat lajunya pertumbuhan perekonomiaan daerah, seperti pertambagan, perkebunan, pertanian dan perdagangan serta tempat pariwisata, sedangkan rental mobil sendiri termasuk dalam poin nomor empat,” ujar Afrian Joni dalam kata sambutannya di acara pengukuhan pengurus Asperda Sumsel di RID’S Hotel Palembang, Sabtu (22/1/22).

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa Asperda bisa menggunakan hal tersebut sebagai peluang bagi anggota dengan berkerjasama serta berbagai instansi pemerintah BUMD dan perusahaan swasta lainnya.

“Akan tetapi ada peluang lain yang dapat dimanfaatkan seperti berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk sewa mobil dinas,” katanya.

Sementara itu, ia menuturkan bahwa anggaran daerah melalui kuota kredit usaha terhadap UMKM seharusnya dapat dijadikan kesempatan dalam mengembangkan usaha rental mobil ini.

“Pada tahun 2021 lalu platform kredit ada sebanyak Rp 7 triliun yang akan diberikan pada para UMKM dan menjadi potensi bagi pengusaha Asperda,” tuturnya.

Baca Juga :  ISPO ; Upaya Meningkatkan Daya Saing Minyak Sawit Indonesia di Pasar Dunia

Ia juga mengatakan akan segera menyambung wacana tersebut agar direalisasikam oleh pemerintah daerah dalam mengurangi belanja daerah untuk membeli monil dinas. Dan menjanjikan hal tersebut akan dibawah ke rapat TPAD nanti.

Terutama jika pihak Asperda ikut melakukan kerjasama kepada pemerintah maka akan dipastikan dapat membantu pengurangan belanja daerah untuk membeli mobil dinas.

“Kita harus melakukan pengurangan dalam belanja mobil dinas, kenapa kita tidak keluarkan biaya sewa. Karena pihak perusahaan swasta telah melakukan hal tersebut dan jika hal tersebut untuk mengurangi biaya perawatan sebagai asset tetap bila dilakukan akan meringankan beban,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta pihak pengusaha tidak memanfaatkan organisasi dalam mencari keuntungan lebih baik.

Hal tersebut dilakukan agar terhindar dari keributan-keributan secara internal yang akan menganggu jalanya relasi.

“Pemprov sendiri sangat mendukung adanya asosiasi Asperda sebagai kesatuan pengusaha rental kendaraan, dan untuk harga coba memberikan harga yang wajar untuk medapatkan keuntungan,” tutupnya.

Sedangkan, menurut Ketua DPD Asperda Sumsel Feri Adrian Wardana mengaku bahwa saran yang disampaikan oleh Karo Perekonomian Sumsel tersebut, mengingat usia organisasi yang dinahkodai masih dalam hitungan hari.

Baca Juga :  Kepala Dinas Perdagangan Sumsel : Kopi Sumsel Kurang Sosialisasi

Lebih lanjut, Feri Adrian Wardana megatakan bahwa kerjasama yang baik sesama anggota tidak hanya menambahkan omzet pribadi dan organisasi namun juga sangat memanfaatkan sektor usaha pariwisata dan transportasi di Sumsel.

“Alhamdulilah, anggota saat ini telah mencapai 13 anggota yang telah tergabung di Asperda bahkan memiliki badan hukum masing-masing ,” ujarnya saat diwawacarai SWARAID.

Ia berharap semoga dengan adanya usaha ini akan mempermudah perjalanan bisnis.

Menambah informasi, saat ini tercatat sebanyak 23 DPD Asperda di Indonesia, serta DPD Sumsel merupakan yang pertama di Sumatera.

Komentar