3 Oktober 2020 - 09:33 WIB | Dibaca : 3,287 kali

OKU Timur Masih 2.0, KNPI Minta Calon Prioritaskan Pembangunan SDM

Laporan : Tim Swara
Editor : Ki Edi Susilo

SwaraID – OKU Timur, (03/10/20) : Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu kunci dari pembangunan. Untuk itu perlu adanya silabus pemerintah daerah yang berisikan Pelatihan-pelatihan, misalnya seperti pelatihan kerja, pelatihan bisnis untuk meningkatkan UMKM, pelatihan bela negara seminar pendidikan, edukasi lingkungan ataupun workshop lainnya guna untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan skill dari masyarakat.

Meivo Putra Tubanoku S.H Ketua Caretaker DPD KNPI OKU Timur kepada SwaraID menjelaskan “Untuk melaksana visi SDM unggul Indonesia maju ala pemerintah pusat, pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih nanti, perlu mengadakan program yang meningkatkan kualitas SDM, namun program itu harus kongkrit (jelas) dalam arti program harus tepat sasaran dan sesuai praktek. hal ini dikarenakan kita sedang menghadapi tantangan zaman, yaitu mulai masiv-nya neo – liberalisme yang bisa berdampak pada terkikis nya budaya asli daerah. Revolusi Industri 4.0. Dimana manusia dibayangi atau bisa jadi dikalahkan “robot”. Serta Semakin bahayanya dampak sampah bagi lingkungan” ujarnya,

Lebih Lanjut Mevo menjelaskan “Meski kabupaten OKU TIMUR masih  Berada Di kategori Revolusi Industri 2.0, karena mayoritas perusahaan industri atau indsutrI company Dalam penerapannya masih menggunakan listrik dan manusia. Tapi setidaknya calon pemimpin untuk lima tahun yang akan datang, secepatnya harus fokus dalam Menata dan meningkatkan kualitas SDM, agar pemahaman dan kesadaran tentang kondisi lapangan kedepan  Mulai tumbuh, serta pentingnya pengetahuan dan literasi sangat dibutuhkan di zaman serba dinamis (tidak pasti) ini”. Jelas Mevo

Baca Juga :  Rela Jual 2 Mobil Tuk Nyaleg, Komedian Dede Sunandar Cuma Dapat 10 Suara

“Jika pemda tidak cepat bergerak untuk mengayomi dan meningkatkan kualitas sdm masyarakatnya. Hal itu akan menimbulkan jurang ketimpangan yg cukup dalam, bukan sekedar ketimpangan ekonomi-sosial tapi juga ketimpangan dalam pola pikir masyarakat. Untuk itu kita sebagai masyarakat perlu memilih Pemimpin yg memiliki visi futuristik, yang memandang kedepan, yang memiliki kepekaan, yg memiliki track record baik, yang pasti mereka harus mampu melihat jarum di tumpukan jerami”. Tutup Mevo.

Komentar