11 Januari 2022 - 13:16 WIB | Dibaca : 1,274 kali

Minyak Terus Melonjak, Disdag Sumsel Gelar Operasi Pasar Murah Jilid II di 18 Titik

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG : Harga minyak goreng yang terus meninggi, membuat Dinas Perdagangan (Disdag) Sumsel adakan operasi pasar murah Jilid II di 18 titik besok, Rabu (12/2/22).

Dihubungi SWARAID melalui Whatsapp, Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Ahmad Rizali mengatakan operasi pasar tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari di 18 lokasi.

“Mulai besok kami akan sudah mulai membuka operasi pasar murah minyak goreng dengan kemasan yang berharga Rp 14.000 ribu per liter di Pasar Alang-alang dan akan dilanjutkan di beberapa pasar setelah hari berikutnya dengan tempat yang berbeda-beda,” ujarnya, Selasa, (11/01/22).

Berikut 18 titik yang akan dilakanakan operasi pasar murah jilid II:

1. Pasar Alang-Alang Lebar pada Rabu (12/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 4.212 liter

2. Pasar Tangga Buntung pada Kamis, (13/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 3.504 liter

3. Pasar 10 Ulu akan dilaksankan pada hari Jumat (14/1) dengan stok minyak goreng 3.504 liter

4. Pasar Kayu Agung pada Senin (17/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 3.504 liter

Baca Juga :  Menteri Perdagangan Teranyar: Minyak Goreng Curah Akan Dikemas

5. Pasar Indralaya pada Selasa (18/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 3.504 liter

6. Pasar Kenten Laut pada Rabu (19/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 3.504 liter

7. Pasar Modern Plaju pada Kamis (20/1) dengan stok minyak goreng sebanyak 3.504 liter

8. Pasar Sako Semambor pada Jumat (21/1) dengan stok minyak goreng 1.200 liter

9.Pasar Yada, Jumat (21/1) sebanyak 2.904 liter.

10.Pasar Kebun semai, Senin (24/1) sebanyak 1.200 liter

11.Sekip Ujung, Senin (24/1) sebanyak 2.304 Liter

12.Pasar 3-4 Ulu pada Selasa (25/1) dengan stok minyak goreng 3.504 liter.

13.Pasar 16 Ilir pada Rabu (26/1) dengan stok minyak sebanyak 2.748 liter.

14.Kantor Disdag Sumsel pada (27/1) dengan stok minyak sebanyak 1.200 liter

15.Pasar Kertapati  pada (27/1) dengan stok 3.504,

16.Pasar Maskarebet pada (27/1) dengan stok minyak 3.504 liter.

17. Kantor Walikota pada (28/1) dengan stok minyak 1.200 liter.

18. Pasar Gelumbang pada Senin (31/1) dengan stok minyak goreng sejumlah 3.504 liter.

Baca Juga :  Bukan Hanya Cabe, Minyak, dan Telur, Harga LPG Non Subsidi Ikutan Naik

Menanggapi Kabar tersebut, salah satu warga Km 12 Alang-alang Lebar, Tita (27) mengatakan sangat senang dengan adanya pasar murah, terutama menjual minyak goreng yang sekarang harganya sedang naik daun.

“Tentunya senang yah dan sangat membantu, terutama ibu rumah tangga dengan menjual minyak goreng seharga Rp. 14 ribu,” ujarnya.

Ia juga berharap, agar Disdag Sumsel selalu melakukan kegiatan seperti ini untuk sedikit membantu masayarakat dalam mengatasi masalah harga bahan pokok yang terus meningkat.

Komentar