SwaraID – Palembang, (15/09/20) : Setelah melakukan rapat pleno badan pengurus harian (BPH) pada tanggal 12 September 2020 di kantor PWNU Sumsel, pengurus koordintor cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sumatera Selatan, telah meresufle kepengurusan baik ditataran BPH maupun biro.
Hal ini dilakukan guna untuk mewujudkan produktifitas organisasi dalam merealisasikan program kerja yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19.
Adapun pengurus yang diresuffle dari jajaran BPH yaitu wakil ketua III, wakil sekretaris II serta beberapa pengurus biro lainya.
Ketua PKC PMII Sumsel Husin Rianda (26) menerangkan tujuan resuffle untuk memproduktifkan kinerja kepengurusan guna realisasi program-program kerja organisasi PMII Sumsel.
“Demi mewujudkan kemajuan dan produktifitas organisasi maka perlu kami resuffle, agar kedepan dapat bersinergi dengan baik dalam merealisasikan program kerja PKC PMII Sumsel.” Terang Husin kepada SwaraID.
Namun ada hal yang berbeda dalam resuffle kepengurusan yaitu hadirnya wajah baru untuk mengisi beberapa posisi di PKC PMII Sumsel yaitu salah satunya Rudi Widodo (24).
Rudi Widodo membenarkan hal tersebut bahwa benar dirinya dipanggil secara khusus untuk mengisi struktur dikepengurusan PKC PMII Sumsel.
“Tentunya saya siap untuk berkhidmad apabila diberikan kepercayaan dan ini merupakan sebuah kebanggaan untuk diri saya secara pribadi karena telah diberikan ruang untuk melanjutkan pengabdian di PMII.” Tutup mantan presiden mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang tersebut.















Komentar