oleh

Larangan Mudik, Dewa : Ada Sanksi Bagi ASN Yang Melanggar !

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :471 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (21/03/2021): Berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan oleh Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) beserta beberapa Menteri lain yang menetapkan larangan mudik akan diberlakukan mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021 mendatang.

Hal ini dimaksudkan guna mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 seperti yang sebelumnya beberapa kali sempat terjadi saat libur panjang di tahun 2020. Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa menyebutkan biasanya di tahun sebelumnya, peraturan tersebut akan dikeluarkan oleh BKN ataupun KEMENPAN-RB pada H-7 Hari Raya Idul Fitri.

“Kita tetap mengacu ke aturan yang dibuat oleh BKN maupun yang dibuat oleh Kemenpan RB. Nah, biasanya H-7 sudah ada edarannya. Tapi yang jelas karena sekarang ini sudah ada dari Kemenko PMK kemarin hasil rapat beberapa menteri bahwa mudik lebaran itu dilarang. Nah itu juga harus kita patuhi maka pengawasannya harus berjenjang.” Ungkapnya.

Terkait bila pelarangan mudik tersebut untuk pengawasan di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa menyebutkan bahwa pengawasannya akan terstruktur vertikal.

Baca Juga :  Menag Resmikan Kampus Baru dan Rumah Moderasi Beragama UIN RF

“Jadi kalau staf itu melalui Kasubag- nya terus secara berjenjang sampai ke tingkat eselon II. Nah untuk pengawasan secara keseluruhannya itulah, tim di bawah koordinasi Sekda, BKPSDM, dan Inspektorat dan Bagian Hukum.” Ungkapnya.

Terkait bila ditemukan ASN dan non-PNSD yang ditemukan pelanggaran disiplin terhadap larangan mudik, dikatakan RD ada sanksi disiplin yang dijatuhkan terhadap yang bersangkutan.

“Nah, nanti hasil temuan itu ke rapat penjatuhan hukuman disiplin.” Tegasnya.

Meskipun demikian, Ratu Dewa menyebutkan bila hingga saat ini masih belum menerima peraturan tersebut dalam bentuk tertulis.

“Kalau tertulisnya belum kita terima, tapi kita baca dari beberapa berita bahwa pelarangan karena masih suasana Covid-19, jadi ada kemungkinan (larangan itu akan diterapkan).”

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya