21 Januari 2021 - 12:31 WIB | Dibaca : 7,273 kali
Topik :

Lagi ! Kabel Grounding Digasak Maling, Kerugian Capai 48 juta

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (21/01/21): Seorang Pria bernama Febri Mahendra (27) selaku Sekretaris Manajer PT Lend Industri mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisia Terpadu (SPKT) Porlestabes Palembang membuat laporan kepolisian atas kehilangan Kabel grounding penangkal petir dan Overprotektif PLN.

Diketahui, Kabel tersebut sebelumnya terpasang tepatnya di Jalur LRT Stasiun Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, Palembang Jumat (15/1) sekitar pukul 02.30 WIB lalu.

Menurut informasi yang dihimpun, kabel yang dicuri kawanan maling tersebut merupakan aset perusahaan, yakni kabel grounding yang diketahui berfungsi sebagai penangkal petir dan overprotektif PLN milik PT Lend Industri.

Dari keterangan pelapor, bahwa kabel sepanjang 500 meter hilang dan mengakibatkan PT Lend Industri mengalami kerugian mencapai Rp 48 Juta.

“Kehilangan ini kami ketahui dicuri saat Tim Patroli bertugas menyisir jalur LRT, ketika di Stasiun arah Demang, pada Rabu (20/01) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, anggota patroli menemukan gulungan kabel yang sudah terpotong sekitar 100 meter an.” Terang Febri.

Lanjutnya, setelah menemukan potongan kabel, kemudian Tim Patroli tersebut langsung menghubungi dirinya.

Baca Juga :  Sepeda Kesayangan Raib Dicuri, Pemilik Lapor ke Polisi

“Karena dapat dari informasi tersebut, maka anggota kita langsung melakukan pengecekan terkait pencurian tersebut. Waktu kita melakukan pengecekan ternyata dari Stasiun LRT Demang ke arah Stasiun LRT Bumi Sriwijaya Jalan Angkatan 45, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, sudah 500 meter kabel Grounding yang sudah hilang.” Kata Febri.

Ia pula mengungkapkan, bahwa aksi pencurian kabel grounding ini bukan yang pertama kali, namun sudah beberapa kali.

“Jujur saja, aksi pencurian ini sudah ketiga kalinya. Kita sudang mengecek dari CCTV Stasiun selama satu minggu ke belakang tidak ditemukan kegiatan yang mencurigakan. Kemungkinan besar, kawanan pelaku beraksi tidak melewati Stasiun LRT.” Tutup Febri saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri melalui Panit I, Ipda Riyadi membenarkan sudah menerima laporan pencurian dialami korban, selanjutnya laporan korban akan diserahkan ke Unit Reskrim guna ditindaklanjuti.

Komentar