oleh

Kadin : 40% Dari 131 Juta Tenaga Kerja Hanya Lulusan SD

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :173 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – JAKARTA, (14/01/21) : Pemerintah memproyeksikan kedepan akan ada penambahan angkatan kerja mencapai 2,9 juta pertahun dan di tahun 2021 bisa menyerap 1,3 juta tenaga kerja baru. Sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) agar siap bersaing, di awal 2021 ini Kementerian Perindustrian kembali menyelenggarakan Diklat 3 in 1 berbasis kompetensi serentak di tujuh Balai Diklat Indonesia (BDI).

Hal ini dilakukan mengingat latar belakang tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh Sekolah Dasar (SD), hanya sekitar 13% yang memiliki latar belakang diploma atau sarjana. Dikutip dari KOMPAS.com Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani dalam agenda Kick Off Diklat 3 in 1 Kementerian Perindustrian secara virtual menyampaikan,

“Kalau kita flashback sedikit, memang tenaga kerja kita yang jumlahnya 131 juta orang latar belakang pendidikannya masih didominasi oleh Sekolah Dasar (SD) kurang lebih sekitar 40 persen. Hanya 12 sampai 13 persen yang mempunyai latar belakang diploma atau sarjana universitas.” Ujar Rosan.

Baca Juga :  #Ayomainlagi ; Pegiat Sepakbola Sentil Pemerintah Lewat Hastag

Rosan juga mengatakan bahwa tidak semua tenaga kerja berpendidikan rendah tersebut dapat didorong masuk perguruan tinggi. Sehingga dengan diadakannya pelatihan vokasi bagi tenaga kerja berpendidikan rendah menjadi jawaban untuk meningkatkan kompetensi para pekerja.

“Terutama dengan adanya kebutuhan tenaga kerja kita depan. Kalau kita lihat bahwa mismatch kebutuhan dunia usaha dan para pekerjanya itu masih sangat besar. Dengan adanya kegiatan seperti ini (Diklat 3 in 1) sangat membantu kami sehingga tenaga kerja yang tersedia adalah tenaga kerja yang siap bekerja dan siap pakai. Tidak hanya sebagai tenaga kerja ahli.” Tambah Rosan.

 

Komentar

Berita Lainya