SWARAID, JAKARTA: Moda transportasi dan logistik berteknologi tanpa pengemudi akan dihadirkan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Rencana ini akan diwujudkan dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sebuah perusahaan asal negeri gingseng, Korea Selatan.
Disampaikan, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengatakan, penyediaan teknologi terkini ini diharapkan dapat menarik masyarakat tinggal di IKN Nusantara.
Fasilitas tersebut akan meningkatkan kualitas hidup warga IKN Nusantara.
“Jadi bayangkan, ini kota dengan standar 2045. Saat itu akan banyak drone logistik seperti yang digunakan Amazon dan area mobilitas tanpa pengendara,” kata Bambang dalam Bloomberg CEO Forum, Jumat (11/11/22).
Bambang menyebutkan moda transportasi pengemudi, antara lain akan menghubungkan IKN Nusantara, Balikpapan, dan Samarinda. Ia menilai, fasilitas ini dapat meningkatkan kebahagiaan masyarakat di IKN Nusantara.
Bambang ingin IKN memiliki indeks kebahagiaan warga yang tinggi. Untuk itu, menurut dia, akan ada petugas yang menyurvei respons masyarakat selama tinggal di IKN Nusantara sebagai bahan evaluasi untuk menciptakan kota yang nyaman.
“Saya sudah berbicara dengan Ambassador Finlandia, karena kami mau mencontoh Finlandia terkait keberhasilannya di indeks kebahagiaan. Negara yang paling bahagia di dunia menurut indeks kebahagiaan adalah Finlandia,” kata
Populasi Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara ditaksir akan mencapai 1,7 juta – 1,9 juta orang pada 2025. Jumlah tersebut dinilai sesuai dengan kapasitas tampung IKN Nusantara saat itu.
Ia menargetkan, 80% mobilitas masyarakat di IKN akan menggunakan transportasi umum. Namun, dia memastikan, waktu tempuh menggunakan transportasi umum untuk menuju sudut-sudut IKN hanya membutuhkan 10 menit.
Selain itu, menurut dia, IKN akan memiliki jalur pejalan kaki yang menghubungkan seluruh sudut IKN.
10 subproyek pembangunan IKN dengan alokasi dana terbesar dalam RKP 2022











Komentar