13 Januari 2022 - 00:17 WIB | Dibaca : 1,739 kali

Harga Kedelai Melambung, Kemendag Pastikan Stok Dalam Negeri Aman

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA : Kementerian Perdagangan memastikan stok kedelai dalam negeri masih aman. Hal ini menyusul kabar naiknya harga kedelai di pasar global.

Kenaikan harga kedelai ini tentu akan berimbas kepada harga tahu, tempe, dan turunan produk kedelai lainnya.

“Posisi stok masih tersedia sebanyak 150 ribu ton dan akan masuk kembali sebesar 250 ribu ton sampai akhir Januari 2022, sehingga jumlah stok tersebut akan cukup untuk kebutuhan 1,6 bulan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (12/1/22).

Lebih lanjut, Ia menyebut Kemendag terus memonitor stok yang dimiliki oleh importir anggota Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (AKINDO) serta memantau perkembangan harga kedelai baik tingkat dunia, importir, maupun pengrajin tahu dan tempe.

“Guna memastikan ketersediaan pasokan dan kestabilan harga utamanya menjelang Puasa dan Lebaran 2022 yang akan jatuh pada awal April 2022,” sebut Oke.

Berdasarkan data pantauan Kementerian Perdagangan per 10 Januari 2022, harga kedelai di tingkat pengrajin terpantau berada di kisaran Rp 10.500 – Rp 10.750, atau terdapat kenaikan sebesar 4,14% apabila dibandingkan dengan harga bulan sebelumnya, hal ini seiiring/mengikuti dengan kenaikan harga kedelai dunia.

Baca Juga :  NGOPI Ala DPW-K SARBUMUSI SUMSEL ; Berikan Edukasi Soal Perburuhan

“Pada minggu IV Desember 2021 landed price kedelai sebesar USD 13,15/bushels atau Rp8.199/kg naik 3,0% dibanding seminggu sebelumnya,” jelas Oke.

 

Komentar