oleh

Gandeng Pemuda Batak Bersatu, Bantu Program BPJS Ketenagakerjaan

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :453 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (03/02/2021): Kepala Bidang Pesertaan Progam Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang, Agus Theodorus Parulian Marpaung, didampingi oleh Marihot Sianipar Pengawas Tenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Selatan sambangi Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumsel.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya jaminan sosial kepada seluruh kader PBB di Sumsel, sesuai  UU nomor 24 tahun 2011 dan UU nomor 42 tahun 2004 tentang Jaminan Sosial Nasional.

Agus Theodorus Marpaung menjelaskan, respon positif dari anggota PBB menyambut program “Kantor Perisai”, yang dijelaskan Theo adalah program dari BPJS ketenagakerjaan berupa organisasi berbadan hukum dan atau tidak berbadan hukum yang berfungsi akan membantu penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Di luar itu Theo menjelaskan PBB dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang memiliki komitmen untuk memberikan jaminan sosial, seperti lindungan kecelakaan kerja, jaminan Kematian, dan jaminan hari tua.

“BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang juga akan men-support penuh, terkait tentang sosialisasi hak-hak yang akan didapatkan, dan juga membantu proses klaim apabila memang ke depannya ada klaim yang harus diselesaikan, selain itu merujuk UU no 24 tahun 2011 tentang Jaminan Sosial Nasional, jadi memang ada kewajiban bagi pemberi pekerja untuk mendaftarkan pekerjanya.” Jelasnya.

Baca Juga :  Libur Cuti Bersama, Disdukcapil Tetap Layani Administrasi Kependudukan

Di tempat yang sama, Hotniel Simorangkir Ketua DPD PBB Sumsel menyampaikan, menyambut program yang di tawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, dimana pihaknya akan menamai program tersebut “Perisai PBB”. Sebagai organisasi yang menjadi wadah dari masyarakat Batak di Sumsel, dimana menurut ketua DPD PBB Sumsel Hotniel Simorangkir, anggotanya sudah tersebar di 17 Kabupaten Kota di Sumatera Selatan.

Nantinya melalui agen perisai PBB yang akan dibentuk di setiap DPC PBB di Sumsel, akan mendaftarkan secara keseluruhan anggota PBB yang mungkin belum terdaftar dari tempat bekerjanya atau yang bermata pencaharian non upah.

“Kami juga berterimakasih kepada pimpinan BPJS tenaga kerja atas sosialisasi dan pandangan tentang manfaat daripada jaminan sosial itu sendiri. Sehingga melalui Agen perisai PBB, sebagaimana kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan PBB mampu mensosialisasikan hingga ke lapisan masyarakat pedesaan.” Jelasnya.

Selain itu, Marihot Sianipar  memberikan komentar terkait perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendaftarkan.

“Kami akan menindak semua pelanggar-pelanggar atau perusahaan yang tidak mengikutsertakan pegawainya ke program BPJS kerjaan. Untuk itulah kolaborasi antara pengawasan tenaga pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menindak perusahaan-perusahaan yang belum mendaftarkan dan lupa membayar supaya mereka memenuhi kewajiban mereka.” Jelasnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya