SwaraID – Palembang, (05/10/20) : Final Four dalam turnamen Fourfeo Cup 2020 telah berakhir. PS PEDAMARAN FC “Asli Putra Kota Tikar” berhak mengangkat piala karena menang selisih poin dengan tuan rumah yang juga runner up klasemen yaitu PSM UIN (4/10/20).
Bagi tuan rumah sendiri, final four tersebut menjadi pertandingan yang sangat fenomenal karena PS PEDAMARAN FC sendiri pernah menjuarai Sumsel Super League (SSL) di tahun lalu.
Pelatih tuan rumah PSM UIN, Prima Sagita Arkadius (31) Membenarkan hal tersebut
“Tim sebenarnya sudah bekerja dan berupaya maksimal di dalam lapangan, walau kalah dengan skor 0-1 melawan Tim Kota Tikar, tapi saya tetap menghargainya. Saya juga melihat saat pertandingan terakhir atau pertandingan untuk memperebutkan podium 1 semangat dari mereka sangat lah luar biasa,” Ungkapnya.
Dari situlah, Prima Sagita harus sedikit mengakui bahwa lawan tersebut bukan lawan yang biasa.
“Strategi yang saya sampaikan kepada seluruh pemain sudah cukup dijalankan dengan baik, mungkin Dewi Fortuna belum memberikan keberuntungan. PS PEDAMARAN sendiri saya lihat cukup apik dalam permainan serta pengalaman, dengan isi pemain yang bisa disebut sudah berusia tapi fisik-fisiknya tetap energik. Tuturnya.
“Saya sangat meng applause atas kemenangan mereka dan dalam hal ini juga saya berterima kasih terutama kepada tim yang sudah mendapat gelar runner up semoga hasil ini menjadi evaluasi yang lebih baikuntuk kompetisi yang akan datang,” Pungkas Pelatih muda yang berkumis tersebut.
Pemain terbaik Fourfeo Cup 2020 yaitu Sutra (30) dari PS PEDAMARAN FC sendiri ikut angkat bicara dalam pertandingan yang menentukan itu
“Jujur saya katakan, tidak ada yang saya anggap ringan dalam pertadingan sebelumnya maupun pertandingan kali ini semua bisa terjadi. Saya rasa seluruh tim yang ikut dalam kompetisi ini mempunyai semangat tinggi masing-masing, bukan sembarangan,” Ucapnya.
“Tropi ini saya persembahkan untuk daerah asal saya yaitu Pedamaran tercinta, selain semangat dari rekan-rekan tim berkat dukungan penuh mereka juga lah kami bisa sampi ke puncak klasemen ini. Tak banyak saya sampaikan semoga di tahun depan acara ini tetap bergulir dan lebih meriah lagi baik dalam suasana maupun euforia nya.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panita pelaksana atas kompetisi yang digelar, saya harap silaturahmi tetap terjalin walau kompetisi ini sudah berakhir.” Tutup pemain terbaik “Asli Putra Kota Tikar” tersebut.












Komentar