Swara.id | Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Banyuasin, Askolani, saat melantik Bunda PAUD Kecamatan dan Ketua Tim Pembina Posyandu se-Kabupaten Banyuasin di Graha Sedulang Setudung, Rabu (18/6/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menekankan pentingnya kolaborasi Bunda PAUD dan Posyandu dalam mencerdaskan anak sejak usia dini. Ia menyebut sinergi kedua lembaga ini sebagai kunci dalam membangun karakter, meningkatkan literasi, dan memperkuat kemampuan numerasi generasi masa depan.
“Kita harus kompak, percaya diri, dan bersemangat menjalankan program yang sudah dirancang, demi mencerdaskan anak-anak kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Askolani.
Pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Netta Indian, Sekda Erwin Ibrahim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aminnudin, Kepala BPMP Sumsel Aria Ahmad Mangunwibawa, serta jajaran OPD, camat, dan kepala desa.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, yang memimpin langsung pelantikan, menegaskan pentingnya masa prasekolah sebagai pondasi dari program wajib belajar 13 tahun. Ia menyebut bahwa keberhasilan pendidikan usia dini sangat bergantung pada kemampuan dasar numerasi, literasi, dan pembentukan karakter.
“Pendidikan prasekolah adalah awal penting dalam membangun SDM nasional. Kita harus pastikan anak-anak mendapat fondasi yang kuat sejak dini,” tegas Nabila.
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kebijakan wajib belajar 13 tahun kepada seluruh Bunda PAUD dan Ketua Posyandu Kecamatan sebagai bentuk penguatan peran mereka di wilayah masing-masing.











Komentar