19 Januari 2022 - 11:55 WIB | Dibaca : 1,235 kali

Antisipasi Panic Buying, Sejumlah Minimarket Lakukan Batasan Pembelian Minyak Goreng

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Antisipasi panic buying pasca berlakunya kebijakan satu harga untuk komoditas minyak goreng Rp 14000/liter, membuat sejumlah mini market di kota Palembang melakukan pembatasan pembelian bagi konsumen yang datang.

Menurut Asisten Kepala Toko Alfamart Rawa Jaya, Dani Putra mengatakan langkah tersebut dilakukan karena harga minyak goreng yang murah membuat permintaan meningkat, sehingga stok minyak goreng mulai menipis hanya dalam waktu satu hari.

“Setiap ada pembeli yang yang datang itu rata-rata mereka datang mencari minyak goreng, sehingga kami harus membatasi jumlah pembelian mereka seperti satu orang satu struk, atau satu orang hanya diperbolehkan maksimal 1 pack kemasan 2 liter dan maksimal 2 pack dengan kemasan 1 liter,” ujarnya saat diwawancarai SWARAID, Rabu (19/1/22).

Ia mengaku dalam waktu sehari di Alfamart Rawa Jaya telah menghabiskan stok minyak goreng sebanyak 3 karton atau 36 pack minyak goreng dengan kemasan 1 liter sedangkan minyak goreng berkemasan 2 liter telah menghabiskan stok 4 karton.

“Yang paling banyak peminatnya sih itu yang kemasan 2 liter karena punya merk bervariatif,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkab Banyuasin Bersama Indomaret Siap Dorong UMKM

Lebih lanjut, ia juga menyatakan bahwa tidak begitu khawatir dengan stok minyak goreng di gudang karena setiap harinya akan ada penambahan stok minyak itu sendiri.

Hal yang sama pun terjadi di Indomaret Jendral Sudirman 4, pejaga kasir, Cindi Maria mengatakan Indomaret tempatnya bekerja tersebut juga mengalami peningkatan pembeli minyak goreng sehingga ketika dilakukan pemantauan stok minyak goreng itu telah habis ludes dibeli kosumen.

“Kalau stok minyak di gudang itu masih ada sekitar 2 kardus lagi, tapi belum tau kapan stok minyak goreng datang lagi,” terangnya.

Banyaknya minat kosumen dalam membeli minyak goreng, membuat pihaknya memutuskan lakukan pembatasan pembelian bagi konsumen.

Yaitu setiap kosumen diperbolehkan membeli mini minimal 2 kemasan minyak goreng baik ukuran 2 liter maupun 1 liter.

“Kami telah lakukan pembatasan dalam membeli minyak goreng agar konsumen lain kebagian.”

Salah satu pembeli, Yuliana (31) mengaku senang saat mendengar kabar penuruan harga minyak goreng seharga Rp. 14.000.

“Iya senang ya, bahkan teman-teman saya banyak yang nitip dengan saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Komunitas Minion Palembang, RD : Pererat Silaturahmi

Komentar