oleh

Animo Masyarakat VS Stok Vaksin di Kota Palembang

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :159 kali | Durasi baca : 2 Menit

Ketersediaan vaksin di pusat saat ini hanya terdapat 26 persen yang bisa didistribusikan ke daerah, dan akan lebih memprioritaskan daerah dengan kasus aktif covid-19 lebih tinggi

SWARAID-PALEMBANG, (24/08/2021): Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi namun terkendala disebabkan terbatasnya ketersediaan vaksin dosis pertama, kata kepala Dinkes kota Palembang ada faktor lain yang menyebabkan terbatasnya peredarnya vaksin dosis pertama di kota Palembang.

Untuk saat ini, target vaksinasi dosis pertama kota Palembang kepada masyarakat umum sudah mencapai 30 persen per hari ini. Namun untuk pelaksanaan dosis kedua vaksinasi covid-19 di kota Palembang baru mencapai 21 persen per hari ini.

Sementara itu, target herd imunity atau kekebelan komunal yang dicanangkan pemerintah pusat adalah sebesar 70 persen.

Plt. Kepala Dinkes Kota Palembang dr. Fauziah menyebutkan keterbatasan dosis pertama covid-19 disebabkan oleh rantai pendistribusi vaksin dari pemerintah pusat adalah memprioritaskan dosis kedua untuk mengurangi kesenjangan persentase dari target dosis pertama dan kedua.

“Antara dosis pertama dengan dosis kedua itu masih ada kesenjangan, itulah kenapa sementara untuk mendapatkan kekebalan yang optimal itu harus dua dosis dulu, sehingga distribusi juga dari Kementerian Kesehatan itu memfokuskan dosis ke dua.” Terangnya.

Baca Juga :  Sempat Kehabisan Stok, Palembang Sudah Terima Alokasi Vaksin Lagi

Informasi yang di terimanya dari rapat evaluasi PPKM dan penanganan covid-19 bersama Kemendagri terakhir kali Sabtu lalu (19/08) ketersediaan vaksin di pusat saat ini hanya terdapat 26 persen yang bisa didistribusikan ke daerah, dan akan lebih memprioritaskan daerah dengan kasus aktif covid-19 lebih tinggi.

“Mulai minggu kedua bulan Agustus kita sudah dapat droping lagi untuk dosis pertama tetapi persentase hanya 5 persen dosis pertama selebihnya dosis kedua, untuk minggu ketiga ini kita dapat kurang lebih 11 persen, sisanya untuk dosis kedua karena sebab pemerintah mengejar kekebelan yang optimal.”

Terlepas itu, saat ini selain vaksin dengan label Sinovac, kota Palembang juga menerima vaksin berlabel Moderna dengan total dosis 23.000 akan tetapi lebih memprioritaskan sebagai dosis ketiga untuk para nakes atau vaksin booster dengan jumlah 10.000 dosis.

“Moderna ini untuk booster nakes dosis ketiga tapi jika sudah selesai itu juga bisa untuk dosis satu untuk masyarakat. Sedangkan untuk dosis ketiga, selain nakes belum bisa.”

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya