Setelah di dalam mobil para pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian, meminta para korban untuk menghubungi keluarga mereka dan meminta uang tebusan senilai Rp30 juta
SWARAID, PALEMBANG: Lima orang warga Mekar Jaya, Bayung Lencir Musi Banyuasin disekap oleh empat orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi pada pukul 05.40 WIB Kamis (15/9/22) subuh.
Ke empat orang tersebut dikatakan meminta uang tebusan sebesar Rp30 Juta.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polsek Bayung Lencir melakukan pengejaran terhadap empat pelaku.
Alhasil dari pengejaran tersebut, satu dari pelaku bernama Ahmad Emza (30) tertembak mati polisi setelah mencoba melawan dan tidak mengindahkan peringatan petugas.
Sedangkan tiga lainnya yakni Egi Muzakir (27) dan Febriansyah (33) dan Ardiansyah (25).
Sementara yang menjadi korban penyekapan yakni Oma (65), Abdul Rahman Sayuti (35), Ujang (37), Sahwal Rensusu Panjaitan (30) dan Rusdi (50). Ke lima korban merupakan warga Desa Mekar Jaya, Bayung Lencir.
Berawal ketika empat orang pelaku mendatangi salah satu rumah korban, dimana saat itu ke lima korban sedang bermain kartu remi.
Pelaku yang datang dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia BG 1240 IP, memaksa masuk para korban ke dalam mobil.
Setelah di dalam mobil para pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian, meminta para korban untuk menghubungi keluarga mereka dan meminta uang tebusan senilai Rp30 juta.
Dari salah satu keluarga korban yang dimintai uang tebusan justru melaporkan penangkapan itu ke Polsek Bayung Lencir.
Usainya anggota jajaran Satreskrim Polsek Bayung Lencir langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Pada saat berada di Babat Sipat ditemukan mobil pelaku, dan langsung diberikan tembakan peringatan,” ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP Dwi Rio Andrian.
Lantas anggota kepolisian menembak ban mobil pelaku yang membuat laju terhenti.
“Lalu keluarlah dua pelaku dari mobil yakni Ahmad Emza sambil mengacungkan senjata api jenis revolver ke anggota, melihat itu anggota mundur sedikit, tapi anggota langsung mengeluarkan tembakan peringatan,” jelasnya.
Akhirnya polisi memeberikan tembakan ke arah pelaku.
“Hingga mengenai salah satu pelaku Ahmad Emza tepat di kepala dibagikan belakang,” tutup.








Komentar