oleh
Topik :

1 Pelaku Jambret Diamankan Polisi, Lainnya Masih Diburu

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :215 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG,(05/02/21):Satu dari dua orang pelaku jambret bernama Hendra (42) berhasil ditangkap Unit Ranmor dan Satreskrim Mapolsek Plaju Palembang, sedangkan rekannya berinisial A (37) masih buron.

Menurut informasi yang dihimpun, tersangka sudah lebih dari tiga kali melancarkan aksinya di seputaran kota Palembang, Aksi terakhir pelaku yakni di Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Talang Petai, Kecamatan Plaju Palembang, pada Selasa (17/11/2020) lalu.

Kapolsek Plaju, Iptu Novel Siswandi didampingi Katim Satreskrim Aipda Cepi memberikan keterangan mengenai hal tersebut,

“Untuk pelaku dua orang, yang berhasil kita tangkap yaitu eksekutor kemudian joki atau yang membawa motor masih dalam pengejaran atau DPO.” Terang Novel.

Novel menuturkan, bahwa sebelumnya telah menyelidiki dan mendapat informasi laporan tersangka, lalu setelah itu anggotanya langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankan pelaku di kawasan rumahnya di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang.

“Pelaku satu ini berhasil kita amankan tanpa adanya perlawanan.” Ungkap Novel kepada para awak media saat rilis kasus di Mapolsek Plaju Palembang, pada Senin (04/02/21).

Baca Juga :  Lantaran Kesal, Suami Diduga Seret Istri Dengan Mobil

Sementara itu tersangka Hendra (42) saat diwawancarai mengakui perbuatannya.

“Saya baru kali ini melakukan pejambretan.” Dalihnya.

Hendra mengatakan, bahwa dalam melakukan aksinya ia bersama dengan temannya menggunakan sepeda motor dan memepet korban yang sedang berjalan kaki memainkan handphone atau yang tengah berkendara.

“Yang sedang menggunakan motor kami tarik benda berharganya, seperti tas dan lain-lain setelah itu kami melarikan diri.” Akunya.

Ia pula mengatakan, bahwa uang hasil jambret tersebut ia bagi dua bersama dengan temannya yang masih DPO.

“Hasilnya kami bagi rata. Kalau saya, uang tersebut saya gunakan untuk membeli makan dan kebutuhan sehari-hari, saya sangat menyesali perbuatan saya.” Tutup Hendra.

Komentar

Berita Lainya