20 Mei 2022 - 13:55 WIB | Dibaca : 1,616 kali

Vanguard Ajak Berbagai Unsur Bicara Persoalan Bangsa Pada Peringatan Harkitnas

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Maret tiap tahun merupakan hari yang mengingatkan kembali bagi bangsa Indonesia terhadap cita-cita bangsa yang mengidam-idamkan tatanan bangsa yang membahagiakan, serta telah dimufakati pula menjadi dasar tujuan berbangsa bernegara dalam hakikat Pancasila sebagai ideologi Indonesia merdeka.

Seperti yang dilakukan Vanguard dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan menggelar diskusi dengan mengambil judul “Mencari Pemimpin Alternatif”, Jumat (20/5/22).

Koordinator Vanguard Sumatera Selatan, Makmur Yahya menjelaskan dalam pandangan Vanguard, bahwa fakta yang dihadapi bangsa kita justru masih jauh dari keadilan sosial dan kemakmuran. Dikatakan Makmur Yahya, “Mendekat ke pagar-pagarnya pun tidak.”

“Lalu faktor apa yang menyebabkan terpuruknya kita saat ini? Oligarki menghambat, menguasai dan mengendalikan serta membelokkan arah serta tujuan secara ekonomi politik untuk kepentingan segelintir orang saja,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, fakta dan data di jagat maya ini dapat dengan mudah kita baca dan mengkonfirmasi banyak persoalan kemiskinan, korupsi, kecurangan proses politik, konflik agraria, kenaikkan harga berbagai kebutuhan hidup hingga hilangnya rasa persaudaraan dan keadaban.

Baca Juga :  Webinar Jurnalistik, Literasi Media : Cerdas di Tengah Banjir Informasi

“Atas situasi tersebut Vanguard menarik kesimpulan bahwa ada poblem atau krisis kepemimpinan secara nasional untuk menjalankan dan mewujudkan cita-cita masyarakat adil makmur.”

Oleh sebab itu, menurutnya ke depan Indonesia butuh pemimpin yang punya visi kerakyatan dan punya kapasitas intelektual keilmuan serta terbuka terhadap gagasan serta kritik.

“Rakyat mesti mendapat informasi detail tentang track record gerakan pemimpin alternatif, DR. Rizal Ramli (RR) salah satu tokoh nasional layak diajukan kepada rakyat Indonesia sebagai
Presiden,” lanjutnya.

Dalam hal ini Vanguard telah mengumpulkan informasi data diri, karya intelektual, statmen dan respon terhadap suatu persoalan termasuk solusi yang diusulkan.

Lebih lanjut dikatakan Makmur Yahya, bahwa kaum buruh, petani penggarap, pelaku UMKM, seniman, pelajar, mahasiswa merupakan unsur yang paling berhak mengetahui Rizal Ramli sebagai tokoh atau pemimpin alternatif yang layak di harapkan untuk Indonesia Bangkit dan melepaskan diri dari cengkeraman kaum ologarki secara ekonomi politik.

Diskusi yang diadakan di Rumah Sintas, Palembang ini dihadiri unsur pemuda, pelajar, pedagang kecil, buruh, dan aktivis desa.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Anjal – Gepeng Menjamur, Dinsos Palembang Lakukan Patroli

Komentar