oleh

Vaksinasi Bagi Calon Jamaah Haji Lansia, Mulai Hari Ini !

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :463 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (25/02/2021): Setelah beberapa waktu lalu Kementrian Kesehatan Arab Saudi mewajibkan pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi calon jemaah haji. Menanggapi hal tersebut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai gulirkan pelaksanaan vaksinasi massal lansia dengan tambahan kriteria bagi calon jemaah haji di atas usia 60 tahun.

Seperti pada pelaksanaan vaksinasi massal lansia di kota Palembang, pada hari ini mulai menjalankan program vaksinasi massal lansia dengan kriteria calon haji di 9 faskes di kota Palembang. Di antaranya Puskesmas Merdeka, Puskesmas Kampus, Puskesmas Pembina, Puskesmas Dempo, Puskesmas Sematang Borang, puskesmas Sukarame, Puskesmas Basuki Rahmat, Puskesmas Kenten, dan Puskesmas Kertapati.

“Jadi hari ini adalah pelaksanaan vaksinasi massal lansia dengan kriteria tambahan untuk calon jemaah haji. Jadi ini bisa dianggap perdana, namun dari beberapa peserta jemaah haji lansia ini sebenarnya mereka juga sudah ada yang mengikuti vaksinasi yang memang sudah berlaku untuk lansia.” Terang dr. Fauziah, PLT. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang.

Meski di tahun 2020 terjadi penundaan pemberangkatan haji dikarenakan pandemi, namun diungkapkan oleh dr. Fauziah pelaksanaan vaksinasi meningitis bagi calon jamaah haji sudah diberikan bahkan sebelum pandemi.

Baca Juga :  Rakor Pelaksanaan Program Terpadu Tentara Manunggal Membangun Desa ke-110

“Untuk vaksinasi meningitis sudah tahun lalu. Nah masa perlindungan vaksin meningitis ini kan dua tahun. Jadi yang tahun ini (kloter 2020) enggak dikasih.”

Terlepas itu, dr. Fauziah mengungkapkan hingga hari ini pelaksanaan vaksinasi massal pada lansia telah mencapai 30 persen dari alokasi vaksin yang disediakan bagi lansia 53.000 vial. Sementara calon jemaah haji se kota Palembang yang akan mengikuti vaksinasi berjumlah lebih dari 1200 calon penerima.

Sementara itu, dr. Melzan Dharmayuli, Kepala Sub Program Kesehatan Haji Kementrian Kesehatan RI, pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang menjadi kewajiban bagi calon haji. Namun diungkapkan dr. Melzan terkait perizinan keberangkatan haji tahun ini belum dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi, namun pihaknya akan terus melanjutkan pelaksanaan vaksinasi massal lansia dengan kriteria calon jemaah haji.

Lebih lanjut juga di katakan dr. Melzan jumlah peserta calon haji yang berusia 60 tahun ke atas (lansia), jumlahnya mencapai 35 persen. Dikatakan dr. Melzan untuk calon jemaah haji yang berusia di bawah lansia, baru akan di ikut sertakan pada pelaksanaan vaksinasi massal lansia di bulan April.

Baca Juga :  Rela Antri dari Pagi, Kepala Puskesmas Batasi 100 Orang Saja Per Hari

“Jamaah haji kita 35 persen itu lansia. Artinya bisa masuk di sini (vaksinasi bagi lansia). Nanti yang bukan lansia kita akan masukkan di bulan depan.” Terang dr. Melzan.

“Kita Juni baru berangkat, dari Tanah Air, ini gitu kan. Kalau skemanya (vaksinasi covid-19) udah di jalan sekarang, apalagi interval vaksin 28 hari, insyaallah sampai akhir Mei selesai.”

Dikatakan dr. Melzan bagi calon haji untuk dapat mengikuti pelaksanaan vaksinasi cukup dengan membawa seperti bukti pelunasan dan KTP. Selain itu juga pada pelaksanaan vaksinasi juga ada tambahan satu tahapan, dimana setelah pelaksanaan penyuntikan vaksin yang akan langsung meng-input data jema’ah haji yang telah melakukan vaksin dan secara otomatis terdata di pusat.

Terlepas itu, apabila calon haji yang tertunda untuk mengikuti vaksinasi, dikatakan oleh dr. Melza akan di tunda keberangkatannya dan menunggu kloter berikutnya. Serta sebelum berangkat, calon jemaah haji akan tetap harus melakukan tes PCR secara pribadi.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya