20 Oktober 2022 - 08:10 WIB | Dibaca : 962 kali

Tancap Gas Pasar Digital Kerjasama Bank Mandiri Region Sumsel Dan Pemkab Banyuasin

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Sekarang transaksi pembayaran di pasar-pasar tradisional bisa dilakukan secara digital tanpa harus menggunakan uang tunai

SWARAID, BANYUASIN: Merespon cepatnya aktivitas dunia digital saat ini, mengharuskan masyarakat mulai beralih dari cara yang selama ini konvensional menjadi lebih modern.

Bank Mandiri Region Sumsel bersama Pemkab Banyuasin berkolaborasi dalam mensukseskan pasar tradisional berbasis digital.

RTCH Bank Mandiri Region Sumatera II, Yunus Mulia mengungkapkan tidak butuh waktu lama untuk menjalin kerjasama antara pihak Pemkab Banyuasin dan Bank Mandiri, dimana program pasar digital merupakan misi jangka panjang yang dibawa oleh Bank Mandiri untuk menjadikan pasar-pasar tradisional lebih praktis dan menarik.

“Kami sangat bersyukur kerjasama ini bisa terjalin, tidak butuh waktu yang lama kami menawarkan program ini ke Pemkab Banyuasin, baru satu kali pertemuan dengan Bapak Bupati, beliau langsung tertarik dan menanggapi dengan serius apa yang akan kita buat dan kerjakan,” kata Yunus, Rabu (19/10/22).

“Pertemuan kedua kita di kantor Bank Mandiri region Sumsel, di sana kita langsung melakukan MOU, baru kali ini saya ketemu Bupati yang berani ambil langkah cepat, jadi kami tidak menunggu terlalu lama, dan program pasar digital bisa segera dilaksanakan,” sambungnya.

Baca Juga :  Hadir di KONKERKAB II PGRI BANYUASIN, Askolani Singgung Tenaga Honorer dan PPPK

Dikatakan Yunus bahwa pasar digital ini merupakan program yang dibuat untuk membantu masyarakat baik pembeli dan penjual di pasar bisa melakukan transaksi perdagangan secara praktis. Dengan adanya sistem pasar digital ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran tanpa harus repot-repot membawa uang cash.

“Caranya gampang, jaman sekarang masyarakat rata-rata sudah punya HP android, jadi di Pasar Digital kan sudah disiapkan barcode/qris yang nantinya bisa diakses melalui samartphone dengan cara melakukan scan barcode tersebut, untuk pembayaran melalui qris tentu saja tidak harus dari Bank Mandiri, Bank lain pun bisa menggunkan qris tersebut, gopay juga bisa,” jelasnya.

Sementara Bupati Banyuasin, H. Askolani menuturkan bahwa pasar digital ini merupakan suatu kerjasama yang luar biasa, ia memberikan apresiasi untuk Bank Mandiri yang telah bersinergi dalam membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program-program yang telah dibuat.

“Ini adalah gerak cepat, M.O.U kita lakukan di Regional Bank Mandiri, harapan kami ini kan merambat ke semua pasar-pasar di Banyuasin tidak hanya Pasar Sukajadi dan Pasar Pangkalan Balai, selain itu kerjasama ini merupakan kerjasama yang saling menguntungkan, karena ini sudah zaman digitalisasi mau tak mau harus ikuti perkembangan zaman, sekarang transaksi pembayaran di pasar-pasar tradisional bisa dilakukan secara digital tanpa harus menggunakan uang tunai,” kata Askolani singkat, dalam acara “Launching Pasar Sukajadi Dan Pasar Pangkalan Balai Siap Jadi Digital”.

Baca Juga :  DPC Demokrat Banyuasin Sambangi PN Pangakalan Balai, Minta Perlindungan Hukum

Komentar