SWARAID – PALEMBANG, (31/10/20): Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang kali ini menerima laporan dari pria berinisial RA, petugas kolektor sebuah leasing bernama Mandiri Utama Finance yang merasa tak terima karena telah dipukuli debiturnya saat akan mengamankan motor, Rabu (28/10/20) sekitar pukul 13.20 WIB.
Menurut informasi dari RA, debitur berinisial DN tidak terima lalu marah karena motornya diamankan RA, dengan alasan angsuran DN menunggak dan melewati batas waktu ketentuan.
Diketahui, saat motor akan diamankan RA, pria berinisial DN tersebut melakukan perlawanan dan terjadilah pemukulan terhadap RA.
Korban RA mengatakan, ia berani mengamankan motor DN tersebut karena perintah dari atasan dan memang sesuai dengan SOP yang berlaku.
“Sebenarnya saya sudah dengan cara baik-baik, saya sekedar hanya menjalankan tugas saya sebagai petugas kolektor. karena DN ini sudah menunggak angsuran melewati batas yang sudah ditentukan jadi saya berani untuk mengamankan motornya.” Kata RA.
Namun, saat motor akan diamankan RA, DN tiba-tiba melawan dan menarik helm yang dipakai RA, lalu seketika pula DN langsung menendang dan mencekik leher RA di tempat lokasi kejadian (TKP).
“Ketika saya mau mengamankan motor dari DN tepatnya di depan kantor saya sendiri, ia melakukan perlawanan dengan menarik helm dari kepala saya. Dan saya sempat mengelak tapi ia langsung menendang serta mencekik leher saya secara cepat, lalu saya langsung terjatuh.” Jelas RA kepada SWARAID.
Melihat adanya perkelahian antara RA dan DN, teman sekantor RA langsung melerai keduanya.
Lalu dari keterangan RA, ia mengalami lecet di bagian leher, muka dan kepala samping kanan.
“Saya sangat tidak terima atas perlakuan debitur saya tersebut, saya melapor kesini supaya pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.” Ungkap RA saat melapor kepada tugas piket ke SPKT Polrestabes pada Kamis (28/10/20).
Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene mengatakan bahwa laporan korban RA sudah diterima dan masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Laporan sudah diterima petugas piket SPKT, selanjutnya akan diteruskan ke Unit Satreskrim Polrestabes untuk dilakukan penyedilikan dan penindakan lebih lanjut terhadap pelaku.” Terang Irene.















Komentar