SWARAID, PALEMBANG: Guna memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran, satgas pangan termasuk Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama Pemprov Sumsel jalani studi kaji ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (1/12/22).
Hal itu setelah Pemprov Jateng berhasil empat kali berturut-turut menerima penghargaan nasional dalam penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.
Dipimpin Kepala Biro Perekonomian, H Afrian Joni yang di dalamnya turut serta Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Hadi Saifudin, SE melaksanakan kegiatan studi kaji pelaksanaan dan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi ke Pemprov Jateng.
Rombongan diterima langsung oleh Sekda Jateng, Sumarno, SE, MM di ruang rapat Setdaprov Jateng. Dilanjutkan dengan paparan oleh Asisten 2 Bidang Pembangunan Provinsi Jateng, Peni Rahayu.
Dia menyampaikan jika pengawasan pupuk bersubsidi di Jateng saat ini dibuat berdasarkan sistem.
Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi.
“Saat ini juga kami telah mengajukan kajian dan telah disetujui Kemenkeu dalam hal pemberlakuan satu harga pupuk,” sebutnya.
Selain itu, menurut Peni pihaknya juga memberikan subsidi secara langsung ke petani, yang bertujuan mengantisipasi terjadinya penyimpangan.
Sebelumnya, Karo Perekonomian Pemprov Sumsel, H Afrian Joni berharap agar keberhasilan dari pelaksanaan penyaluran pupuk bersubsidi di Jateng ini bakal juga ditetapkan di Sumsel.
“Kalau secara normatif penyaluran pupuk bersubsidi di Jateng ini ada kesamaan dengan di Sumsel. Dari hasil studi kaji ini nantinya akan kita lihat faktor-faktor apa saja yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan dan kelangkaan dari pupuk bersubsidi ini,” sebut Afrian Joni.















Komentar