3 Oktober 2022 - 13:24 WIB | Dibaca : 795 kali

RUPS Pertamina, Nicke Widyawati Kembali Didapuk Sebagai Dirut

Laporan : Riski
Editor : Noviani Dwi Putri

Nicke dinilai oleh pemegang saham mampu mengantarkan Pertamina menjalankan transformasi perusahaan sekaligus meraih kinerja terbaik sepanjang periode pertama kepemimpinannya

SWARAID, JAKARTA: Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina, Nicke Widyawati kembali didapuk sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.

Penetapan tersebut juga termaktub dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No SK-199/MBU/09/2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.

Dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Senin (3/10/22), Nicke dinilai oleh pemegang saham mampu mengantarkan Pertamina menjalankan transformasi perusahaan sekaligus meraih kinerja terbaik sepanjang periode pertama kepemimpinannya, yaitu April 2018 – September 2022.

Nicke juga dicap mampu mengkonsolidasikan kekuatan perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional serta menjalankan transisi energi dalam kondisi yang penuh tantangan, yakni pandemi covid-19, konflik geopolitik, dan perubahan iklim.

“Saya berterima kasih kepada seluruh perwira Pertamina atas kerja keras dan dukungannya. Semoga dalam periode kedua ini kita dapat terus memperkuat konsolidasi untuk melanjutkan transformasi perusahaan,” ucap Nicke.

Menurutnya, capaian yang telah ditorehkan pada periode pertama sebagai Dirut merupakan landasan untuk menjalankan program dan mengejar target perusahaan pada periode kedua.

Baca Juga :  Serapan Lambat! Menkeu Akan Alihkan Anggaran Covid-19

Nicke juga mengatakan akan bergandengan tangan dengan seluruh jajaran direksi dan komisaris dan perwira Pertamina Group dalam melaksanakan tiga strategi utama di tahun ini.

Tiga strategi yang dimaksud ialah meningkatkan kinerja bisnis migas eksisting, menjalankan transisi energi, dan pengembangan energi baru terbarukan.

“Kami akan melanjutkan transisi energi dengan inisiatif dan agenda strategis untuk menjamin ketahanan energi di masa depan sekaligus mengejar aspirasi pemegang saham, yakni mencapai market value sebesar US$100 miliar,” pungkas Nicke.

Komentar