17 November 2021 - 10:34 WIB | Dibaca : 1,184 kali

Resmi! Presiden Jokowi Melantik Jenderal Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA : Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI. Acara pelantikan digelar di Istana Negara secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/11/21), pelantikan tersebut diawali dengan pembacaan keputusan presiden tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI.

Setelah itu, Presiden memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Andika Perkasa.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara.”

Setelah penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Presiden Joko Widodo pun menyematkan tanda pangkat dan jabatan, serta menyerahkan tongkat komando kepada Jenderal Andika Perkasa.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya.

Profil Jenderal Andika Perkasa

Baca Juga :  Menkes Wacanakan Sertifikat Digital ; Bepergian Tak Perlu Tes Swab

Berikut profil Andika Perkasa dirangkum dari berbagai sumber;

Jenderal Andika Perkasa lahir di Bandung, 21 Desember 1964. Menempuh studi di luar negeri, Andika menyandang tiga gelar master.

Andika menjalani pendidikan di Norwich University, melanjutkan studi di National War College (NWC), yang merupakan bagian dari National Defense University, Washington, DC, pada 2003.

Andika menimba ilmu di George Washington University pada tahun 2005. Andika juga tercatat sebagai lulusan terbaik Seskoad angkatan 1999/2000.

Lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1987, yakni berada di Grup 2/Para Komando Kopassus dan sempat bertugas di satuan elite penanggulangan teror, Sat 81 Gultor Kopassus.

Pada 1990, Andika pernah melaksanakan operasi militer di Timor Timur. Di lokasi yang sama, Andika juga pernah melakukan operasi teritorial. Pada 1994, dia melakukan operasi bakti TNI di Aceh. Dia juga disebut-sebut pernah melakukan misi operasi khusus di Papua.

Pada 2001, menantu eks Kepala BIN Hendropriyono ini pernah bertugas di Departemen Pertahanan. Dia juga pernah berkarir di Bais. Pada 2002, Andika menjabat Danyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus.

Baca Juga :  Kabar Duka, Syekh Ali Jaber Berpulang

Andika juga pernah memimpin penangkapan seorang yang dituduh sebagai pimpinan Al Qaeda, Omar Al-Faruq, di Bogor pada 2002.

Karena beberapa kali berpindah tugas, pada 2011 Andika dipromosikan sebagai Komandan Rindam Jaya dan mendapat pangkat kolonel.

Andika diangkat sebagai Komandan Korem 023/Kawal Samudra di Sibolga pada pertengahan 2012. Kurang dari satu tahun, Andika mendapat promosi sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD, yang membuatnya mendapat pangkat brigadir jenderal (brigjen).

Selang 11 bulan sebagai Kadispen, pada Oktober 2014 Presiden Joko Widodo menugaskan Andika sebagai Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Di posisi itu, Andika mendapat kenaikan pangkat menjadi mayor jenderal (mayjen).

Pada Mei 2016, Andika mendapat promosi jabatan sebagai Pangdam XII/Tanjungpura. Sejak saat itu karirnya terus menanjak.

Andika mendapat promosi sebanyak tiga kali selama 2018. Di awal tahun, dia menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI AD dan menerima pangkat letnan jenderal dengan bintang tiga.

Pada Juli 2018, Andika diangkat menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad) menggantikan Letjen Agus Kriswanto, yang pensiun. Lima bulan kemudian, yakni pada 22 November 2018, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Baca Juga :  Gugatan Terhadap UU IKN Disambut Baik Oleh Pemerintah, Setneg: Bagus, Promosi Gratis!

 

Komentar