23 Oktober 2020 - 10:08 WIB | Dibaca : 1,317 kali

Peringati Hari Santri Nasional; PWNU Bedah Film “Sang Kyai”

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (22/10/20) : Dalam rangka Memperingati Hari Santri Nasional 2020, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan bekerjasama dengan Dewan Koordinator Wilayah (DKW) Garda Bangsa Sumsel dan Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (DPW GEMASABA) Sumatera Selatan, menggelar Bedah Film “Sang Kyai” Pada Kamis malam (22/10/20).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula PWNU Sumsel tersebut mengangkat tema “Santri Sehat Indonesia Kuat” dan dihadiri oleh kalangan mahasiswa maupun pemuda dan beberapa Organisasi Badan Otonom Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan.

Ketua DPW GEMASABA Sumsel, Dodi Hari Utama mengatakan, “Acara tersebut sudah dirancang jauh hari sebelum Hari Santri Nasional diperingati, cara kita memperingati Hari Santri Nasional ini juga cukup istimewa, dimulai dari pengiriman surat Al Fatihah kepada Hadratussyaikh K.H Hasyim Asy’ari yaitu Tokoh Pendiri NU, dilanjutkan Pembacaan Yasin, Tausiyah Agama oleh Ketua PWNU Sumsel, kemudian Nonton Bareng dan Bedah Film “Sang Kyai” yang menceritakan perjalanan hidup santri dan kyai yang mengandung nilai-nilai positif baik dari segi sosial dan agama dan dijamu dengan makan bersama.” Ujarnya kepada SWARAID.

Baca Juga :  Wartawan di Lingkungan Pemkot Palembang Divaksin Hari ini

Sekjen DKW Garda Bangsa Sumsel, Farhan Al Fikri juga menyampaikan dalam sambutannya.

“Bahwa tonggak estafet regenerasi bangsa ini adalah pemuda, lalu salah satu muasal pemuda terbaik adalah santri. Peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum semangat dan motivasi kita bersama dalam membangun dan Menjaga NKRI dari paham radikalisme dan terorisme. Kader-kader NU harus menyebar untuk mengkampanyekan ajaran Ahlusunnah waljama’ah warisan para Ulama terdahulu, demi menghapuskan paham-paham wahabi yang ditanamkan sejak dini mulai dari sekolah-sekolah sampai ke Perguruan Tinggi.” Paparnya.

Pesan dan Kesan juga disampaikan oleh Ketua PWNU Sumsel, K.H. Amiruddin Nahrawi dalam Tausiyahnya.

“Perayaan Hari Santri Nasional oleh kaum pemuda ini sangat saya apresiasi, karena saya juga pernah nyantri, karena hal ini sangat baik sekaligus untuk memperingati Deklarasi Resolusi Jihad yang digagas oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU) K.H Hasyim Asy’ari pada tahun 1945 sebagai perlawanan untuk mempertahankan Kemerdekaan.” Ujar Cak Amir, sapaan akrab Ketua PWNU Sumsel tersebut.

Cak Amir juga Mengingatkan kembali, “Bahwa isi dari Resolusi Jihad tersebut yakni berperang menolak dan melawan penjajah itu fardhu’ain bagi setiap orang Islam di Indonesia. Selain itu disebut pula muslimin yang berada dalam radius 94 km dari posisi kedudukan musuh wajib ikut berperang. Dan resolusi tersebut tetap kita pegang sebagai prinsip bahwa Bangsa kita jangan sampai dijajah lagi.” Tegas Cak Amir.

Baca Juga :  Presiden Diminta Siapkan Regulasi Untuk Meminimalisir Jatuhnya Korban Pada Pemilu 2024

Komentar