20 Januari 2021 - 08:30 WIB | Dibaca : 13,321 kali

Pemkot dan BPOM Kota Palembang Kuatkan Kemitraan Kawal Mutu Produk

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (20/01/2021): Sambangi kantor Walikota Palembang, Balai Besar POM Kota Palembang lakukan audensi ke Pemkot Palembang terkait penguatan kemitraan guna mengawal mutu produk yang beredar di masyarakat, keamanan dan khasiat dari obat dan makanan yang beredar di Wilayah kota Palembang.

Yosef Dwi Irwan, S.Si, Apt. Kepala BPOM Kota Palembang menyampaikan pentingnya kemitraan antara kedua instansi yang diwujudkan oleh komitmen Walikota dalam mengawal mutu obat dan makanan di wilayah kota Palembang.

“Tentunya, untuk mewujudkan itu semua BBPOM tidak mampu sendirian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan peran serta aktif dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Walikota Palembang yang selama ini juga telah menunjukkan komitmen yang sangat baik untuk bersinergi mengawal mutu keamanan dan khasiat obat.”

Lebih lanjut, Yosef Dwi Irwan menjelaskan peran BPOM Kota Palembang dalam menjaga dan mengawal keberadaan vaksin covid 19 yang diterima oleh Kota Palembang sampai dengan penggunaannya di masyarakat.

“Jadi kita saat ini memang secara aktif mengawal, mulai dari instantsi farmasi Provinsi dan Kota, serta di Puskesmas kita lakukan pengecekan juga kapasitas penyimpanan, apakah itu sudah memenuhi persyaratan hingga selama proses untuk pelayanannya.” Jelasnya.

Baca Juga :  PAD Kota Palembang Tak Capai Target, ke Depannya Pemkot Akan Libatkan 18 Camat

Di lain sisi Walikota Palembang H. Harnojoyo, S.Sos yang menerima audensi dari pihak BPOM Kota Palembang menurutnya kehadiran BPOM ini sangat penting dalam masyarakat dalam menjaga kualitas mutu dari obat-obatan dan makanan, sudah seharusnya mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pemerintah kota Palembang.

Terakhir terkait vaksin covid 19 yang diterima kota Palembang, Harnojoyo meminta BPOM dalam penjagaan keamanan dari mutu vaksin tersebut.

” Kita juga mengharapkan untuk terus menjaga mutu keamanan vaksin sehingga dapat terjaga mutu, keamanan, serta khasiatnya.” Tutup Harno.

 

Komentar