oleh

Pasar 26 Ilir ; dari Jajanan Khas hingga Sampah

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :269 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (05/12/20): Warga kota Palembang tentu sangat mengenal Pasar 26 Ilir, kawasan  yang merupakan salah satu tempat penjualan jajanan khas Kota Palembang, mulai dari aneka pempek, mi celor, dan berbagai makanan khas lain. Hal ini menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu titik tujuan  kunjungan di kota Palembang.

Namun sangat disayangkan, kawasan tersebut masih bermasalah dengan sampah, baik di pinggir jalan maupun di aliran sungai. Para pedagang yang terpantau masih sering membuang sampah, mengakibatkan terjadinya penumpukan sampah di tempat yang tidak seharusnya.

Rama (32) salah satu warga yang tinggal di kawasan tersebut ketika diwawancarai Reporter SWARAID mengatakan,

“Padahal sering dari Pemerintah memberikan plank dilarang buang sampah ditarok di sekitar sungai, tapi masih saja banyak orang-orang yang tidak mendengarkan. Biasanya banyu sungai ini semakin tinggi malah semakin bening kalo hari ini lagi surut.” Ujar nya.

“Kalo sampah yang di jalan itu sampah dari pasar Mbak, biasa ada petugas kebersihan yang ngambilin orang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang. Biasanya mulai diambil sekitar kurang lebih jam 4 sore. Terkadang kalo sampah itu terlambat diangkut, bau tak sedap bakal sangat terasa saat dilewati para pengendara motor, mobil di kawasan ini.” Gesah Rama.

Selain membuat suasana yang tak enak dipandang. Tumpukan sampah ini juga menimbulkan bau yang tak sedap yang sangat mengganggu warga daerah tersebut. Tentunya Pasar 26 Ilir ini hanyalah satu dari pasar-pasar lain yang masih memiliki problem yang sama.

Baca Juga :  Rapat Konsultasi Penyerahan PSU, Affan : Baru 65 Lokasi Yang Terverifikasi

Komentar

Berita Lainya