17 September 2022 - 06:55 WIB | Dibaca : 920 kali

Membawa Sajam dan Melakukan Penyerangan, 15 Remaja Diangkut Petugas

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Untuk pelajar kita sudah panggil orang tua mereka, dan pihak sekolah, mereka akan dikenakan sanksi aturan dari sekolah, sementara untuk yang dewasa masih kami proses dan pendalaman

SWARAID, PALEMBANG: Sebanyak 15 remaja bermasalah hukum hampir diamuk warga, setelah kedapatan melakukan sweaping dan membawa senjata tajam, Jumat (16/7/22) malam.

Berawal ketika 15 remaja tersebut hendak melakukan aksi tawuran di Jl. Tanjung Sari 1 RT 28 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang, sekira pukul 23:30 WIB.

Aksi mereka gagal setelah warga setempat yang melihat gerombolan remaja ini membawa senjata tajam, dan ger motor, langsung mengamankan ke 15 remaja tersebut dan menyita senjata tajam yang mereka bawa.

Hasyim Gunawan Ketua RT 28, Kelurahan Bukit Sangkal Kalidoni mengaku, bahwa sudah dua malam di wilayahnya didatangi oleh segerombolan remaja berjumlah lebih dari 30 orang yang bukan warganya masuk melakukan sweaping di kawasan tersebut.

“Dan kebetulan semalam ketika mereka masuk daerah kami, ada warga yang teriak membuat warga lain keluar, lalu setelah dikejar warga dapat lah 15 orang,” ungkapnya, Sabtu (18/9/22).

Dikatakan Hasyim, saat ditanyai, para remaja yang diamankan tersebut mengaku hanya ikut-ikutan ajakan teman.

Baca Juga :  Hinaan Masyarakat Jadi Alasan Keringanan Vonis Juliari, ICW : Terlalu Mengada-ada!

“Awalnya pedang dan ger motor itu mereka sembunyikan di semak-semak, setelah kita paksa ngaku barulah satu dari mereka menunjukkan, selain sajam juga ada bendera dengan tulisan ‘All Star Arsenal 2019’ yang diamankan warga,” kata Hasyim.

Guna menghindari amukan warga, Hasyim menginformasikan peristiwa itu ke Unit Reskrim Polsek Kalidoni. Tim pun segera ke TKP dan mengamankan ke 15 remaja tersebut.

Kapolsek Kalidoni AKP Dwi Angga Cesario membenarkan, telah mengamankan 15 remaja itu beserta barang bukti.

“Benar telah kita amankan 15 remaja yang hendak tawuran (di) Jalan Tanjung Sari, dan sedang kita lakukan pemeriksaan,” terang AKP Dwi.

Dari ke 15 remaja itu didapati masih ada yang berusia di bawah umur dan masih pelajar, yakni RD (16) warga Puspa Sari Kenten, AF (16) warga Jl. Sei Penjemuran Talang Keramat, MF (16) warga Jl. Pangeran Ayin Kenten, AP (15) warga Perum Griya Ahsan Kenten Laut, JA (15) warga Jl. Talang Keramat, Lrg. Bidan, Banyuasin, MP (15) warga Perum Tara Residen Talang Keramat, MR (15) warga Perum Griya Damai Indah, Taman Sari 1 Kenten, RF (16) warga Perum Kenten Azhar, VM (15) warga Tara Residen Talang Keramat, SW (16) warga Jl Talang Keramat Lrg. Bidan, MS (17) warga Jl. Pangeran Ayin, Perum Puspa.

Baca Juga :  Ditemukan Tak Bernyawa, Pemuda Belasan Tahun Diduga Korban Tawuran

Sementara tiga lainya yakni, M. Risky (18) buruh, warga Perum Elok Persada 2 Talang Keramat, Febri Saputra (18) dan Adi Pratama (18) yang keduanya merupakan warga Jl. Sei Penjemuran Talang Keramat.

“Untuk pelajar kita sudah panggil orang tua mereka, dan pihak sekolah, mereka akan dikenakan sanksi aturan dari sekolah, sementara untuk yang dewasa masih kami proses dan pendalaman,” imbuh AKP Dwi Angga Cesario.

Belum diketahui motif mereka melakukan penyerangan, namun dijelaskan Kapolsek Kalidoni berawal dari ajakan melalui WhatsApp.

“Kejadian diawali dari ajakan kumpul melalui grup Whatsapp untuk melakukan tawuran dan menyerang warga di Jalan Tanjung Sari,” tutupnya.

Komentar