Jadi kita bukan curiga tetapi kita meningkatkan kewaspadaan kepada orang yang akan berkunjung ke mako-mako polisi
SWARAID, PALEMBANG: Pasca peristiwa ledakan bom yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, serta seluruh Satuan Wilayah (Satwil) perketat pengamanan markas.
Terpantau kini, pintu masuk menuju Mapolda Sumsel hanya terbuka satu lajur. Dimana penjagaan ketat dilakukan personel polisi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menyampaikan atas peristiwa ledakan bom tersebut, kini pihaknya meningkatkan pengamanan.
“Kita meningkatkan kewaspadaan tekait orang yang mendatangi tempat atau mako-mako polisi yang ada di Sumatera Selatan,” terang Supriadi..
Lebih lanjut, Kombes Pol Supriadi juga menyampaikan kini peningkatan pengamanan penjagaan juga dilakukan diseluruh jajaran baik, Polres, ataupun Polsek yang ada di Sumsel.
“Jadi kita bukan curiga tetapi kita meningkatkan kewaspadaan kepada orang yang akan berkunjung ke mako-mako polisi yang ada di Sumatera Selatan,” tegasnya.
Meski begitu, diakui pasca peristiwa pengeboman tersebut hingga kini hanya diberlakukan peningkatan pengamanan namun belum sampai meningkatkan jumlah personel yang dikerahkan.
“Terkait untuk penambahan personel, Polda Sumsel belum melakukan penebalan pasukan. Kita hanya melakukan meningkatkan kewaspadaan saat ini,” tutup Supriadi
Sementara, himbauan disampaikan Kombes Pol Supriadi kepada masyarakat untuk segera melaporkan melalui nomor pengaduan polisi yang telah disebar, jika ditemui adanya orang yang mencurigakan.
“Kita sampaikan bahwa memang kantor polisi adalah kantor pelayanan masyarakat, sehingga kita tidak bisa menyetop atau melarang orang yang akan ke kantor polisi,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Rabu (7/12/22).








Komentar