28 November 2022 - 11:17 WIB | Dibaca : 732 kali

KSAL Yudo Margono Calon Pengganti Andika Perkasa Pilihan Presiden

Laporan : Riski
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA: Nama Panglima TNI yang baru telah diumumkan. KSAL Yudo Margono telah dipilih Presiden Joko Widodo sebagai pengganti Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Pengumuman KSAL Yudo Margono sebagai calon panglima TNI baru ini digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/22).

Pengumuman disampaikan langsung Ketua DPR RI Puan Maharani serta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

“Dalam surpres yang kami terima disebutkan nama yang akan diajukan ke DPR untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa,” kata Puan.

Puan mengatakan DPR akan memproses penggantian Panglima TNI Jenderal Andika sesuai mekanise. Uji kepatutan dan kelayakan calon panglima TNI akan digelar di Komisi I DPR.

“Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana Yudo Margono,” imbuh Puan.

Nama KSAL Yudo Margono santer bakal menjadi calon panglima TNI baru. Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid sebelumnya mendapatkan informasi serupa.

“Kabarnya Pak Yudo. Saya juga dapat kabar gitu, tapi tetap nanti harus tunggu surpresnya ya,” kata Meutya kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/22).

Baca Juga :  Kinerja OJK Jadi Sorotan, Komisi XI DPR : Tidak Optimal Jalankan Fungsi Pengawasan

Meutya saat itu mengatakan pihaknya masih harus menunggu surpres calon panglima TNI dari pimpinan DPR.

“Iya kabarnya demikian tapi nanti kita kan nunggu surpresnya. Saya harus nunggu,” ujar Meutya.

Sementara itu, Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan penyerahan Surpres Calon Panglima TNI dijadwalkan sore ini, tepatnya pukul 16.00 WIB. “Untuk penyampaian surpres calon Panglima TNI,” kata Indra, Senin (28/11/22).

Indra mengatakan penyerahan nama calon Panglima TNI itu dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang diterima langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani.

Komentar